Home / Jabotabek / Ir. Mika Panjaitan: Jadikan Covid – 19 Musuh Bersama

Ir. Mika Panjaitan: Jadikan Covid – 19 Musuh Bersama

Jakarta. Koranpelita.com

Wabahvirus Corona (Covid-19) di Indonesia hampir berjalan dua bulan lebih dengan jumlah terkonfirmasi saat ini mencapai 13.112 orang -dimana 942 orang meninggal dan 2.297 orang sembuh.

Meskipun saat ini kecenderungan terpapar Covid -19 menunjukkan kurva mendatar tak serta merta tingkat kewaspadaan diturunkan.

Wabah pandemi ini harus dilakukan dengan cara yang luar biasa supaya Covid -19 segera berakhir di Indonesia. Pendiri Cerdas Merah Putih, Mika Panjaitan merasa geram dengan makin banyak masyarakat yang terpapar Covid -19 sehingga diperlukan cara yang lebih serius dan terukur.

“Ganyang Covid-19 intinya Corona ini menjadi musuh bersama kita sebagai bangsa,”ujar Ir. Mika Panjaitan selaku pendiri Yayasan Cerdas Merah Putih kepada KORANPELITA.COM di Jakarta, sabtu (08/05/2020).

Menurut Mika dengan Ganyang Covid-19, kita sebagai bangsa yang mengedepankan gotong royong bisa memberantas virus ini bersama-sama.

“Bekerja dirumah, belajar dirumah dan beribadah dirumah harus mejadi kewajiban bersama. Intinya disiplin diri cegah Covid-19 berakhir,”terang Mika Panjaitan yang juga pendiri/ Direktur Utama Quantum Institute (Quin).

Dikatakan Mika Pemerintah sudah sangat luar biasa untuk menurunkan penyebaran Covid -19 seperti kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) sudah sangat tepat dan benar namun harus didukung oleh semua golongan.

“Ego sektoral, kepentingan kelompok, politik harus dibuang jauh-jauh terpenting adalah bersatu untuk kepen tingan bangsa dan negara agar virus ini lenyap dari bumi pertiwi,”imbuhnya.

Lebih lanjut Mika Panjaitan mengatakan Kebijakan PSBB harus didukung masyarakat agar Covid-19 segera berakhir namun demikian pemerintah harus memperhatian hak-hak warganya semisal program bantuan sosial (bansos) yang selama ini tidak tepat sasaran dan menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Kuncinya adalah kordinasi dan sinkronisasi soal validasi data. Sehingga instansi terkait duduk bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk menhasilkan data yang akurat.Ini harus menjadi evaluasi agar bansos cepat dan tepat untuk masyarakat miskin,”tegasnya.(han)

About dwidjo -

Check Also

Kado ke 73 Yayasan Mutiara Harapan Lancar

Bekasi, Koranpelita.com Keajaiban doa (Kado) ke 73 kegiatan rutin yang diselenggarakan berjalanYayasan Mutiara Harapan dengan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *