Blora, Koranpelita.com
Pencemaran yang terjadi di Sungai Bengawan Solo mulai teratasi sedikit demi sedikit. Bahkan untuk aliran Sungai Bengawan Solo di wilayah Ngloram Blora yang sempat viral karena airnya menghitam, kini sudah terlihat jernih.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan sidak langsung ke aliran Sungai Bengawan Solo, Kamis (12/12) di Kracakan Ngloram Blora. Dibantu warga sekitar, Ganjar turun dari bantaran ke tengah-tengah sungai dan mendekati grojogan air yang sempat viral karena berwarna hitam.
“Sudah sepuluh hari ini (airnya) baik, Pak. Ikannya sudah melompat-lompat. Makanya saya dan temen-temen berani mancing,” kata Haryanto (35), warga Kracakan.
Haryanto menjelaskan, kondisi dan kualitas air sungai Bengawan Solo pada bulan lalu sangat baju dan berat a hitam. Pihaknya berharap hal tersebut tidak akan terulang di tahun-tahun mendatang.
“Bulan lalu hitam Pak, seperti kopi. Baunya saja seperti bangkai. Kalau Pak Gubernur kan bisa mengatasi,” katanya.
Sudah membaiknya kualitas air Sungai Bengawan Solo tersebut, tidak terlepas dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang telah mempertemukan berbagai pihak. Termasuk perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar sungai terpanjang di pulau Jawa itu.
“Keadaan air hari ini lumayan lebih baik. Mudah-mudahan ada efek dari pertemuan ketika semua berkumpul di provinsi,” kata Ganjar.
Ganjar juga menjelaskan, beberapa waktu lalu pihaknya juga menemukan indikasi pembuangan limbah menggunakan truck. Namun terlepas dari hal tersebut, pihaknya mengatakan kondisi secara keseluruhan, di Blora khususnya sudah membaik.
“Kondisinya tadi relatif lebih baik. Ikan-ikan sudah keluar. Cuma ketika dikonsumsi perlu proses di PDAM dan hasiknya belum terlalu bagus,” katanya.(sup)
www.koranpelita.com Jernih, Mencintai Indonesia