Remaja Penyandang Disabilitas Indonesia Ikut Kompetisi IT di Korea
Jakarta,Koranpelita.com
Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Nasional bersama Walls dari PT. Unilever Indonesia secara resmi melepas empat remaja penyandang disabilitas untuk mengikuti kompetisi Information Technology (IT) di Korea Selatan.
Melalui Global Information Technology Challenge (GITC) kompetisi Informasi Technologi (IT) 2019, ajang ini diikuti oleh remaja disabilitas terpilih dari 18 negara di Asia-Pasifik yang akan memperlihatkan pada dunia bagaimana para remaja penyandang disabilitas dapat mengatasi keterbatasan, menaklukkan tantangan dari diri sendiri, dan menunjukkan potensi mereka.
Melalui berbagai program, Wall’s senantiasa mengusung brand purpose atau tujuan mulia yaitu #SemuaJadiHappy, karena percaya bahwa kebahagiaan adalah hak semua orang, tanpa terkecuali. Bulan Juli 2019 lalu, Wall’s menginisiasi kerja sama dengan YPAC Nasional untuk menghadirkan kebahagiaan inklusif bagi anak-anak Indonesia melalui rangkaian acara Wall’s Happy Day yang telah digelar di lima kota besar di Indonesia.
Acara tersebut ditujukan agar anak-anak penyandang disabilitas dapat membangun rasa percaya diri, sementara anak-anak non disabilitas dapat belajar untuk berempati terhadap sesama.”Melanjutkan kerja sama yang telah dibina, Wall’s kembali mendukung YPAC Nasional untuk mendorong semangat inklusivitas dalam memaknai dan berbagi kebahagiaan melalui ajang Global IT Challenge 2019. Wall’s berharap kontingen Indonesia dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk berprestasi dan menggapai cita-cita,” kata Bernardus Rendita Kusumo selaku Senior Brand Manager Wall’s, di Jakarta kemarin.
Farida Ratna Djuita Ketua YPAC Nasional di Jakarta menjelaskan, GITC (Global Information Technology Challenge) merupakan program peningkatan potensi remaja disabilitas melalui kompetisi teknologi informasi. GITC diadakan setiap tahun, dan diikuti oleh remaja disabilitas terpilih dari 18 negara di Asia Pasifik yang akan menunjukkan pada dunia potensi mereka.
“Ajang GITC ini bertujuan untuk memberikan kepada peserta, akses dalam meningkatkan kemampuan peserta di bidang teknologi informasi dan komunikasi, yang dapat mendorong partisipasi sosial mereka, menuju masa depan yang lebih baik, ” katanya.
YPAC Nasional, melalui National Secretary untuk Rehabilitation International – Indonesia, ditunjuk sebagai kontak organisasi untuk GITC di Indonesia. Kerjasama YPAC Nasional dan Rehabilitation International – Korea sejak tahun 2014 untuk GITC ini berlanjut dengan pendirian Pusat Pelatihan Informasi-Teknologi di Jakarta dan Bandung, selama 3 tahun (2016-2019).
Tim GITC 2019, telah diberi pembekalan IT secara online oleh Instruktur IT YPAC Nasional selama empat bulan terakhir terkait pelatihan materi GITC. Dalam hal ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memberikan dukungannya melalui pengayaan IT yang diberikan oleh IT Instruktur Kemkominfo. (Vin)
www.koranpelita.com Jernih, Mencintai Indonesia