Pasang Surut NU dan Pemerintah, Implementasi UU Pesantren

Jakarta, Koranpelita.com

Rabithah Ma`ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU)  DKI Jakarta, menyelenggarakan Diskusi Publik Pasang Surut Hubungan NU dengan Pemerintah: Implementasi UU Pesantren di Jakarta di Aula Kantor PW NU DKI Jakarta.

Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid Sa`adi hadir bersama Ketua PP RMI PB NU, KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin); Kepala Biro Dikmental Pemprov DKI Jakarta, Hendra Hidayat;Kepala Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta, Saiful Mujab; dan Sejarawan Islam dan peneliti senior Jakarta Islamic Centre, Rakhmad Zailani Kiki.

Wamenag  mengatakan dia ditugaskan Presiden Jokowi untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama. Presiden memberikan amanah kepada dirinya untuk membangun dakwah yang menyejukkan di Indonesia.

Selain itu membangun dakwah yang menyejukkan, menyampaikan pesan-pesan damai, Islam  wasathiyah, Islam rahmatal lil alamin

Zainut Tauhid menambahkan dirinya mendapat tugas membantu Menteri Agama untuk membangun sinergi pesantren dengan dunia usaha, sehingga pesantren bisa mengembangkan potensi yang ada di dalamnya.

Pesantren diharapkan dapat berperan dalam melawan radikalisme, walau dirinya sendiri lebih setuju dengan istilah ekstrisme namun dikarenakan sudah terlanjur populer radikalisme, maka pengertian radikalisme harus dipahami secara utuh.

“Radikalisme bukan masalah cadar atau celana cingkrang, karena itu hal yang lain,” paparnya.

Radikalisme sebuah upaya untuk menggoyang sendi-sendi negara, menganti ideologi dan sistem negara dan pemerintahan.

Sedangkan Gus Rozin memberikan apresiasi atas keluarnya UU Pesantren walau dalam proses lahirnya UU tersebut tidak mudah, terjadi perdebatan sengit, terutama dalam pencantuman istilah kitab kuning.

Karena ada pihak yang keberatan sebab ada pondok pesantren yang tidak mengajarkan kitab kitab. Padahal justru kitab kuning merupakan sesuatu yang melekat dalam istilah pondok pesantren. (djo)

About redaksi

Check Also

Polimedia Optimis Menuju Kampus Center of Excellece Kreatif dengan Karya Mahasiswa dan Dosen

Jakarta, Koranpelita.com Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) optimis menjadi perguruan tinggi negeri menuju Center of …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca