Kemenkumham Kalsel Cari Lahan Bangun Rutan, Ketua Dewan Siap Lahan dan Bangunannya.

Banjarmasin, Koranpelita.com

Untuk mengurangi kepadatan narapidana (napi) di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Teluk Dalam Banjarmasin yang kini sudah overloud 300 persen dari kapasitas 700 orang. Kemenkumham Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meminta dukungan pemerintah daerah, untuk membangun rumah tahanan (Rutan) khususnya di Kota Banjarmasin.

Memulai itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Kalsel, Agus Toyib, Selasa (5/11/2019) pagi tadi mengunjungi pimpinan DPRD Kalsel, H Supian HK di kantornya guna membahas berbagai hal salahsatunya soal lapas ini.

” Ya kita tadi silaturahmi sekaligus membahas persoalan yang dihadapi Kemenkumham, terutama soal lapas Teluk Dalam yang sudah overloud,” ujar Agus Toyib, kepada wartawan, usai pertemuan saat itu.

Menurut dia, kondisi Lapas yang kini dihuni sekitar 2800 orang itu sudah sangat tidak layak. Karena terdapat tahanan maupun napi yang tidur berdempetan bahkan bergelantungan.

Kondisi tersebut membuat tingkat kesakitan sangat tinggi dan berpotensi menimbulkan hal negatif lainnya.

” Kalo tempatnya hanya itu sajakan berbahaya. Sehingga perlu kita pikirkan ada penyedian lahan untuk kita bangun rutan. Kebetulan di Banjarmasin ini belum ada rutan, adanya cuma lapas-lapas. Makanya perlu kita bangun,” kata dia.

Dari itu, barharap salah satunya dari ketua DPRD Kalsel, untuk mendorong gubernur atau walikota untuk ketersedian lahan untuk membangun rutan.

Menangapi itu, Ketua DPRD Kalsel, H Supaian HK, merespon luar biasa dan positif usulan diatas. Pasalnya tak hanya lahan, diapun menyatakan siap menyokong berikut bangunannya.
” Kita siap lahan dan bangunannya” tegasnya.

Apa yang dijelaskan Kakanwil Kemenkumham tadi dewan sangat merespon khususnya di Kalsel yang terdiri dari 13 kabupaten kota ini hanya memilik 10 lapas.

Tentunya legislatif dan eksekutif juga akan turut andil dan nanti duduk bersama Kemenkumham termasuk penggunanya membahas alokasi dan solusinya, mengingat Lapas Teluk Dalam Banjarmasin yang kapasitasnya hanya 500 diisi 1.700, sehingga sulit untuk melakukan pembinaan kepada nafi sesuai yang diharapkan.

” Khususnya Kalsel, kami akan jemput bola, mungkin nanti ada pertemuan di Komisi I bersama eksekutif untuk membahas jalan keluarnya di tahun anggaran 2020 ini. Kita siap baik laham maupun pembangunannya,” pungkas H Supian HK.(Ipik)

About redaksi

Check Also

Menkop : Dekopinwil Diharapkan Menghidupkan Aktivitas Badan Usaha Koperasi Daerah 

SEMARANG,KORANPELITA – Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, Dekopinwil Jawa Tengah diharapkan bergerak seirama dengan Kementerian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca