Banjarmasin, Koranpelita.com
Pelamar bakal calon (balon) gubernur dari petahana tampaknya punya peluang besar untuk diraih oleh partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kalimantan Selatan (Kalsel).
karena secara kalkulasi lebih memiliki nilai jual ‘plus’ sebab sudah memiliki basis massa pemilih yang permanen.
Kendati begitu, kelebihan yang telah dimiliki tersebut bukan satu-satunya jaminan untuk bisa dipilih oleh partai Nasdem sebagai calon yang diusung naik ke kontes pemilihan kepala daerah Kalsel yang digelar pada tahun 2020 mendatang.
” Sebab, yang akan memutuskan calon pelamar bisa maju dari partai Nasdem, itu ditetapkan oleh DPP,” ujar Ketua Bappilu DPP Partai Nasdem, Achmad Effendy Choirie, usai menggelar Rapat Pleno Penyampaian Visi Misi Bakal Calon Gubernur/Wakil Gubernur Kalsel, di Jalan A Yani Kilometer 8, Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, Provinsi Kalsel, Sabtu (2/11/2019).
Lazimnya, lanjut dia, calon dari petahana ini sudah memiliki basis pemilih permanen minimal 27 persen, bahkan bisa lebih. Meski begitu, tidak juga mengesampingkan balon lainnya.
Sebab, semua balon yang sudah menyampaikan visi misi, rata-rata memiliki pengetahuan cukup dan mengenali permasalahan yang ada di provinsi ini.
Karena itu nantinya, semua berkas pelamar untuk gubernur dan wakil gubernur yang masuk di DPW Nasdem Kalsel, akan dikirim ke DPP. ” Nanti DPP yang menutuskan dan menetapkannya,” kata politisi senior yang akrab disapa Gus Choi ini.
Ketua DPW Partai Nasdem Kalsel, H Guntur Prawira, membenarkan hal diatas bahwa DPP yang akan memutuskan setelah mendengarkan masukan dari masing-masing DPD dan DPW.
Adapun imbuhnya, untuk Balon yang melamar ke Partai Nasdem sebanyak 7 orang. yaitu, Nindya Nazara Baharuddin, H Gusti Iskandar Sukma Alamsyah,
H Martinus, H Sofwat Hadi, H Rosehan NB, H Sahbirin Noor dan
Denny indrayana.
Tetapi, dari sekian nama yang ada, terdapat dua nama yang tidak hadir menyampaikan visi misi secara langsung di Markas Partai Nasdem hari ini.
Mereka adalah H Sahbirin Noor dan Denny Indrayana.
” dua calon ini tidak hadir langsung menyampaikan visi misi, tapi mereka mengirimkan visi misinya secara tertulis kepada kita,” beber H Guntur Prawira.
Disinggung apakah mempengaruhi penilaian bagi balon yang tak hadir langsung menyampaikan visi-misinya?
Pimpinan DPW Partai Nasdem Kalsel ini, menyatakan tidak masalah. Sebab visi misi tertulis yang sudah disampaikan kepada DPW tetap akan dikirim ke DPP untuk diseleksi lebih lanjut. (Ipik)
www.koranpelita.com Jernih, Mencintai Indonesia