HKTDC Pertemukan Para Ahli Bisnis Hong Kong dan Indonesia

HKTDC Pertemukan Para Ahli Bisnis Hong Kong dan Indonesia

Jakarta,koranpelita.com

Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) mempertemukan para ahli bisnis untuk membentuk kemitraan dan mengembangkan bisnis bagi perusahaan Hong Kong dan Indonesiam

Hal itu dilakukan dalam rangka meningkatkan pertumbuhan bisnis antara dua negara untuk berbagai produk dan jasa telah berlangsung selama bertahun-tahun.

“Lebih dari 30 pameran di Hong Kong setiap tahunnya untuk menyediakan one-stop trading platforms bagi pembeli dan pemasok dari dua negara untuk mengembangkan bisnis dan memperkuat perekonomian negara,” ujar Leung Kwan Ho selaku Direktur HKTDC Regional Indonesia di Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Leung Kwan Ho mengumumkan, pihaknya akan menggelar sembilan pameran internasional yang hadir sebagai platform bagi para pedagang dan pemasok dari Indonesia untuk memperluas jangkauan bisnis mereka.

Adapun ke-9 pameran tersebut adalah HKTDC Hong Kong Watch & Clock Fair (3-7 September 2019), Centrestage (4-7 September 2019), HKTDC Hong Kong EIectronics Fair (Edisi Musim Gugur) (13-16 Oktober 2019), Electronic Asia (13-16 Oktober 2019), HKTDC Hong Kong lntemational Lighting Fair (Edisi Musim Gugur) (27-30 Oktober 2019), HKTDC Hong Kong International Outdoor and Tech Light Expo (29 Oktober – 1 November 2019), Eco Expo Asia-Intemational Trade Fair on Environmental Protection (30 Oktober – 7 November 2019),  HKTDC Hong Kong lntemational Optical Fair (6-8 November 2019) dan HKTDC Hong Kong lnternational Wine & Spirits Fair (7-9 November 2019).

“Pada HKTDC kali ini terdapat 30 jenis barang dagangan dari lebih dari 39.000 peserta pameran dan dihadiri oleh Iebih dari 770.000 pengunjung dari seluruh dunia pada 2018/2019. Kami berharap, dapat menyambutlebih banyak perusahaan di Indonesia untuk mengeksplorasi peluang bisnis dan memasuki pasar global melalui pameran HKTDC,” kata Leung Kwan Ho.

Sebagai informasi, Indonesia merupakan mitra dagang terbesar ke-23 untuk Hongkong. Di mana hingga Mei 2019, nilai kerjasama dagang antar kedua negara dapat mencapai 1,2 juta perdagangan. Tak hanya itu, Indonesia juga tercatat sebagai pasar ekspor utama ke-23 Hongkong dengan besaran nilai ekspor 1,2 miliar dolar AS dan sumber impor terbesar dengan nilai 0,9 miliar dolar AS. (Vin)

About ervin nur astuti

Check Also

OJK Jateng Cabut Izin Usaha Perumda BPR Bank Purworejo

Semarang,koranpelita.com  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jateng akhirnya  secara resmi melakukan pencabutan izin usaha Perumda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.