PANTUKHIR-Kodiklatal menggelar acara Sidang Komisi Pantukhir seleksi Diktukbakat TNI AL tahun 2019 yang dipimpin Kadisdikal Laksma TNI Dr, Ivan Yulivan, SE., MM., M.Tr.(Han) di Gedung Mulyadi, Kodiklatal, Bumimoro, Surabaya.penkodiklatal

Kodiklatal Gelar Sidang Komisi Pantukhir Diktukbakat

Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) menggelar acara Sidang Komisi Pantukhir seleksi Pendidikan Pembentukan Bintara Singkat (Diktukbakat) TNI AL tahun 2019 yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan Angkatan Laut (Kadisdikal) Laksma TNI Dr, Ivan Yulivan, SE., MM., M.Tr.(Han) di Gedung Mulyadi, Kodiklatal, Bumimoro, Surabaya.

Surabaya, Koranpelita,com-Sidang pantukhir tersebut juga dihadiri oleh Dirdiklat Kodiklatal Laksma TNI Deni Septiana, S.Ip., M.A.P., Paban I Ren Spers Mabesal, Paban I Rendik Ditdiklat Kodiklatal, Paban III Pers Ditum Kodiklatal serta para pejabat personel lainnya.

Sebanyak 800 peserta berpangkat Kopral Kepala akan memperebutkan kursi yang tersedia. Keberhasilan mereka dalam mengikuti Pantukhir ini, sangat tergantung dari proses seleksi yang sudah mereka jalani selama satu minggu dari tanggal 18-25 Maret 2019. Proses seleksinya meliputi tes Garjas/Kesamaptaan, tes Kesehatan dan pemeriksaan kelengkapan administrasi.

Dari 800 peserta seleksi tersebut terdiri Korps Marinir, Korps Pelaut (Bahari, Navigasi, Komunikasi), Korps Teknik (Mesin, Listrik, Angkutan), Korps Suplay (TTU, TTG, Keu), Korps Elektro, Polisi Militer dan Kesehatan

Acara sidang Komisi Pantukhir selesksi Diktukbakat tahun anggaran 2019 ini, diawali dengan laporan dan paparan dari ketua panitia, sambutan dari Kadisdikal, pendalaman dan pembahasan.

Kadisdikal mengatakan bahwa program Diktukbakat ini merupakan salah satu upaya pemenuhan kebutuhan personel untuk mendukung unsur-unsur operasional  Alutsista TNI AL dan untuk mendukung kebutuhan organisasi. Hal ini perlu dilakukan untuk mewujudkan kekuatan TNI AL menuju kekuatan Minimum Essential Force.

“Dengan adanya kebijaksanaan tersebut, diharapkan ada keseimbangan jumlah personel baik dari segi kualitas maupun kebutuhan organisasi,” ujar Kadisdikal.

Diktukbakat adalah membentuk peserta didik dari golongan tamtama  menjadi bintara yang ditempuh melalui pendidikan keprajuritan dengan tujuan agar mempunyai sikap mental, kepribadian,  pengetahuan dan ketrampilan, kesamaptaan jasmani  sesuai dengan strata bintara.(ay)

 

About ahmad yani

Check Also

KADISKUM AL TUTUP LCCH TNI AL 2020

Jakarta,  Koranpelita.com Kepala Dinas Hukum Angkatan Laut (Kadiskum AL) Laksamana Pertama TNI Kresno Buntoro, S.H., …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *