Sertu Destriyanto saat memberikan penjelasan tentang sejarah Monjuang TNI AU.muspusdirla

Lansia Giwangan Ziarah ke Monjuang TNI AU

Sebanyak 35 orang rombongan Lanjut Usia (Lansia) dari Dusun Giwangan Yogyakarta, Minggu (24/2) mengunjungi Monumen Perjuangan (Monjuang)TNI AU atau yang dulu disebut dengan Monumen Ngoto.

Yogyakarta, Koranpelita.com-Kedatangan rombongan disambut oleh staf Monjuang dan mendapat penjelasan dari Sertu Destriyanto. Pimpinan rombongan Adiyuswo Giwangan, mengatakan bahwa; Tujuan ke Monjuang TNI AU adalah untuk ziarah sekaligus mendoakan arwah Bapak Adisutjipto, dan Abdulrachman Saleh sebagai Pahlawan Nasional beserta para istri, yang dimakamkan di tempat tersebut.

Di samping itu untuk menambah pengetahuan tentang sejarah TNI AU dimasa lalu, khususnya yang berhubungan dengan jatuhnya pesawat Dakota VT-CLA di Dusun Jatiarang, Tamanan, Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Dalam kesempatan yang lain Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Yogyakarta, yang membawahi Monjuang TNI AU menyampaikan ucapan terima kasih kepada rombongan Lansia Giwangan yang telah berkunjung untuk ziarah ke Monjuang TNI AU sebagai motivasi dalam pengelolaan Monumen.

Selain mengunjungi Monjuang TNI AU, rombongan Lansia Giwangan juga akan mengunjungi Gua Selorong, Petilasan Pangeran Diponegoro yang berada di wilayah Kabupaten Bantul, DIY.(ay)

About dwidjo -

Check Also

345 BINTARA DAN TAMTAMA REMAJA RESMI SANDANG BARET UNGU

Malang Selatan,  Koranpelita.com Di kala fajar memecah heningnya malam, deburan ombak Pantai Selatan pun membangkitkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *