PELATIHAN ECOPRINT-Ketua Pembina Yayasan Hang Tuah Ny Manik Siwi Sukma Adji memandu pelatihan membatik ecoprint Guru Seni dan Budaya Satdik di bawah Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya serta Guru dari Paud binaan Pengurus Gabungan Jalasenanstri Kodiklatal.dispenal

Ketua Pembina Yayasan Hang Tuah Pimpin Pelatihan Ecoprint Guru Seni Budaya

40 Guru Seni dan Budaya Satuan Pendidikan (Satdik) di bawah Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya serta 4 Guru dari Paud binaan Pengurus Gabungan Jalasenanstri Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Kodiklatal ) Sabtu (16/2) melaksanakan Pelatihan Ecoprint di Gedung R Mulyadi Kodiklatal Morokrembangan Surabaya.

Surabaya, Koranpelita-Kegiatan yang dipandu langsung oleh Ketua Pembina Yayasan Hang Tuah Ny Manik Siwi Sukma Adji tersebut menghadirkan seluruh Guru Seni Budaya dari Satuan Pendidikan Tingkat TK,SD,SMP, SMA dan SMK serta beberapa Kasatdik dan juga Pengurus Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya juga turut terlibat mengikuti pelatihan Ecoprint ini. Sementara itu 4 guru Paud binaan PG Jalasenastri Kodiklatal beasal dari Paud Mess Ampel, Paud Perumahan Wonosari 1 dan 2 serta Paud dari Perumahan Hang Tuah Ujung Surabaya.
Ketua PG Jalasenastri Kodiklatal mengatakan bahwa pelaksanaan Pelatihan Ecoprint ini diselenggarakan oleh Ketua Pembina Yayasan Hang Tuah , PG Jalasenastri Kodiklatal turut memfasilitasi pelaksanaan pelatihan ecoprint tingkat dasar selama satu hari yang dimulai jam 08.00 hingga jam 12.00.
Ny Manik Siwi Sukma Adji yang merupakan Istri Kasal ini berharap pelatihan ecoprint dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar berguna nantinya. Karena pelatihan ecoprint ini merupakan Program kerja dari Ketua Umum Yayasan Hang Tuah dan Ketua Pembina Yayasan Hang Tuah dalam rangka mempersiapkan personil TNI Angkatan Laut dan keluarganya yang mana termasuk di dalamnya adalah Yayasan Hang Tuah yang memiliki kemampuan dan ketrampilan ecoprint yang diharapkan bisa membuka peluang lapangan kerja di bidang wira usaha.
Ecoprint adalah teknik memberi pola pada bahan atau kain menggunakan bahan alami dimana kita memanfaatkan dedaunan atau bunga yang tumbuh di sekitar lingkungan kita sebagai bahan dasar pengganti cairan kimia . Pewarnaan dengan menggunakan unsur-unsur alami ini tidak akan mengakibatkan kerusakan bumi. Ecoprint ini unik karena tidak bisa diulang teknik sederhana yang tidak menggunakan mesin atau cairan kimia. Teknik ini mudah di terapkan di rumah dan dapat menghasilkan barang yang unik.
Pelatihan Ecoprint ini dihadiri Ketua Pengawas YHT Ny Chichi Wuspo Lukito Anggota Pengawas Daerah II Yayasan Hang Tuah Ny. Dien Mintoro Yulianto, Ketua Pengurus Gabungan Jalasenastri Kodiklatal Ny. Anti Dedi Yulianto, Ketua Pengurus Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya Drs SD Seputra S.K.M., MM di damping para Kasatdik Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya.(ay)

About dwidjo -

Check Also

Siswa Pusdikpomal Kodiklatal Gelar Lattek Apliklasi Hartib

Surabaya,  Koranpelita.com Guna mengaplikasikan ilmu dibidang Pemeliharan dan Ketertiban (hartib), Sebanyak 79 Siswa Korps Polisi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *