Musyawarah Agung I Lantik Kepengurusan Majelis Adat Kerajaan Nusantara

Denpasar, Koranpelita.com

Musyawarah Agung I melantik kepengurusan Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN), pada Selasa (6/8), di Denpasar, Bali.

Tujuan musyawarah adalah agar MAKN yang membawahi kerajaan dan keraton seluruh Indonesia ini akan menjaga marwah budaya Indonesia dan ikut berpartisipasi untuk masa depan optimis Indonesia maju.

Pertemuan tersebut dihadiri Raja, Pangeran, dan Putri kerajaan/keraton se-Nusantara tersebut, terpilihlah YM. DR. KPH Eddy Wirabhumi SH MH sebagai Ketua Umum (Ketum) MAKN, dan Hj. Ray. Yani WS Soekotjo Kuswodidjoyo sebagai Sekjen.

Menurut Dra. R. Ay Yani WSS Kuswodidjoyo, MAKN akan merumuskan lima syarat utama untuk menghindari potensi kemunculan raja atau ratu yang mengaku-aku tanpa ada jejak dan sejarah kerajaannya.

“Karena itu ada rumusan penting yang harus dimiliki sebuah kerajaan dan keraton yakni adanya lima syarat pertama ada atau memiliki istana atau keraton atau puri, lalu ada raja yang ditabalkan atau dinobatkan, syarat ketiga ada dan memiliki sisillah turun temurun, syarat keempat punya lambang pusaka atau ada situs kerajaan atau keratonnya, dan kelima ada masyarakat adatnya,” ujarnya yang biasa disapa Bunda Yani, di Denpasar, Bali.

Kata Bunda Yani, melalui lima syarat penting tadi akan menjadi dasar kuat sebuah kerajaan atau keraton yang mendukung Persatuan Kesatuan dan Kesatuan NKRI semakin kokoh.

Bunda Yani mengatakan sesuai pesan Presiden Jokowi ke depannya seluruh raja, sultan se-Nusantara menjadi benteng budaya yang ikut bertanggungjawab mengajak seluruh masyarakat bergotong royong membangun bangsa.

Bunda Yani yang sering menjadi narasumber tentang bidang kerajaan dan keraton Indonesia juga mengatakan dalam musyawarah agung I, MAKN ini akan mengajak kalangan muda atau milenial untuk peduli pada budaya bangsa khususnya pada kerajaan dan keraton Indonesia.

Saat ini, katanya, mulai dilakukan hal-hal yang mengarah pada minat dan perhatian kalangan milenial seperti bidang digital, entrepreneur, atau kewirausahaan yang semuanya merekatkan kepedulian pelestarian dan pengembangan budaya Indonesia yang berkaitan dengan kerajaan atau keraton se-Nusantara. (nie)

About redaksi

Check Also

Presiden Prabowo Dorong Kampus Jadi Mitra Strategis Pemda Selesaikan Masalah Daerah

Jakarta, KORANPELITA.Com – Presiden Prabowo Subianto mendorong perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk berperan aktif …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca