Cianjur, koranpelita.com –
Sebanyak 200 orang pencari kerja (Pencaker), mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) 3 In One Operator Mesin Garmen Berbasis Kompetensi Sertifikasi Dan Penempatan
Diklat berlangsung selama 18 hari bertempat di Kampung Cikijing, dan SMK Nurul Islam, Ciodeng, Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur, Jawa Barat.
Diklat diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat Organisasi Pekerja Garmen Indonesia (DPP OPGI), dan DPD OPGI Kabupaten Cianjur, bekerja sama dengan Balai Diklat Indonesia (BDI) Jakarta dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.
Diklat yang dilaksanakan mulai tanggal 11Juni s/d 1 Juli 2021, merupakan angkatan kedelapan dan sembilan. Hingga saat ini, pencaker yang telah mengikuti Diklat sebanyak 700 orang. “Tiap angkatan masing-masing 100 peserta dan 12 persen telah terserap di dunia kerja,” kata Koordinator Penyelenggara Diklat pada DPD OPGI Kabupaten Cianjur, Ramdhan kepada koranpelita.com, Kamis (16/06/2021).
Ramdhan, mengharapkan kegiatan Diklat ada dukungan dari Pemerintah Daerah khususnya dari Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur, “Paling tidak, tidak mempersulit permohonan AK1, yaitu alumni Diklat diutamakan,” harapnya.
Sesuai dengan Protokol Kesehatan (Prokes), sebelum pelatihan peserta terlebih dahulu dirapid test untuk memastikan peserta sehat dan bebas COVID – 19. Disamping pelaksanaan tetap menjaga Prokes.
Untuk diketahui DPP OPGI yang diketuai Steny Ngelo, dan Ketua DPD OPGI Cianjur Ahmad Safari, sangat peduli dan memiliki perhatiank terhadap peningkatan pencaker yang memiliki kompetensi.
Terkait kegiatan Diklat, sedangkan perusahaan yang melakukan permohonan pelatihan adalah PT Sinar Budi Intraco (SBI). (mans).