Serang, Koranpelita.com
Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) menggelar rapat koordinasi pengurus, di Serang, Selasa 1 Juni 2021.
Rapat menetapkan empat program prioritas yakni, Pertama, musabaqoh qiraatul kutub. Kitab yang dilombakan adalah karya Syeikh Nawawi al-Bantani. Kedua, Pendidikan kader Kyia. Misi pendidikan kader Kyia adalah pengembangan wawasan keilmuan, keislaman, dan kebangsaan yang bersumber dari kitab kuning.
Ketiga, Pendidikan kader wirausaha. Santri dilatih menjadi penggerak ekonomi berbasis pesantren dan komunitas. Terutama dalam bidang ketahanan pangan, pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan, dan perkebunan. Keempat, pelatihan digitalisasi Pesantren. Trendi atau Pesantren Digital adalah upaya FSPP Provinsi Banten mengarahkan warag Pesantren memasuki era globalisasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.
Rapat dihadiri Ketua Presidium KH. Anang Azharie Alie, M.Pd.I beserta anggota KH. Sulaiman Effendi, M.Pd.I, Ki. Syamsul Ma’arif, M.Pd., dan KH. M. Shodiqin, MSI. Sekjend FSPP Dr. H. Fadlullah, S.Ag., M.Si. Bendahara umum KH. Bukhori Arsyad, MSI. Hadir juga Ketua dan Sekretaris Departemen FSPP Provinsi Banten.
Dalam rapat ini, KH. Anang Azharie Alie menegaskan posisi FSPP sebagai organisasi perkumpulan Kyai pimpinan pondok pesantren yang ada di wilayah Banten. FSPP berasaskan Islam dengan menjunjung tinggi dan mengawal pelaksanaan ideologi Pancasila dan UUD 1945 dalam kerangka negara kesatuan republik Indonesia. FSPP mengutamakan silaturahim dalam penyelesaian masalah dan terbuka untuk berkolaborasi dengan semua pihak dalam upaya pemberdayaan Pesantren dan komunitasnya. (F)