Semarang,Koranpelita.com
Delapan orang pelaku pencurian dan pemberatan yang merampok rumah pengusaha asal Kabupaten Kudus, berhasil diringkus tim Jatanras Krimnum Polda Jateng.
“Kasus currat yang kini ditangani Polda Jateng ini, tujuh orang berhasil ditangkap dan satu lainnya masih buron atau DPO,” ungkap Direskrimnum Polda Jateng Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto dalam konperensi pers dengan awak media di Mapolda Jateng, Rabo (22/7/2020).
Menurutnya, kejadian yang dilakukan para tersangka dengan modus dengan mematikan lampu listriknya itu, berhasil melumpuhkan penghuninya.
“Kasus currat sebelum menggasak uang dan emas, para pelaku melumpuhkan penghuninya dengan mengikat tangan dan menutup mulutnya dengan lakban,” ujarnya.
Namun demikian, lanjutnya, setelah mendapat laporan dari korban dalam waktu yang tidak lama, para pelaku berhasil diringkus di Kuningan Jawa Barat beserta barang buktinya.
“Para pelaku ditangkap di wilayah kuningan pada tanggal 20 Juli kemarin” tambah Kabidhumas Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna.
Dijelaskan, kejadian yang terjadi pada Kamis tanggal 9 Juli 2020 sekira jam 21.00 – 00.15 wib, saat korban dan pembantu di dalam kamar rumah tiba-tiba listrik padam.
Saat korban bermaksud menghidupkan meteran listrik, korban di sekap empat orang dengan menggunakan parang. Korban dan sang pembantu akhirnya dimasukkan ke dalam kamar dalam keadaan di lakban mata dan tangan.
Selanjutnya para pelaku mengambil barang milik korban, dengan merusak pintu kamar dan mencokel brangkas yang ada di dalamnya. Adapun DVR CCTV sudah di rusak dan di ambil para pelaku.
“Dari hasil penyidikan dan penyidikan kita bahwa tidak ada hubungan antara korban dan pelaku.” kata Direskrimum Kombes Pol Wihastono.(sup)