Cianjur, Koranpelita.com
Plt Bupati Cianjur, Jawa Barat, H. Herman Suherman, berjanji akan berupaya membantu SMK Gema Pelita agar fasilitas pendidikannya semakin lengkap.
Janji itu, disampaikan Plt Bupati Cianjur, ketika bersilaturachmi ke SMK Gema Pelita yang berada di Kampung Cikijing, Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur, belum lama ini.
Dalam silaturahmi yang juga diisi ceramah motivasi oleh Muhammad Abdul Latif, yang lebih dikenal sebagai Kak Mal itu, kedatangan Plt. Bupati Cianjur, disambut hangat Ketua Yayasan Gema Insani, Ikin Sadikin, SPd, bersama jajaran pengurus, dewan guru dan para siswa/sisiwi SMK Gema Pelita.
Dalam kurun waktu yang tidak lama sekolah ini, berkembang cukup pesat, tentunya berkat kebijakan Yayasan Gema Insani sebagai pengelola SMP/SMK Gema Pelita dan SMP/SMK Gema Insani. Kebijakan ini yakni sebisa mungkin tidak memungut biaya pendidikan kepada orang tua siswa.
Sekolah di SMK Gema Pelita, tak ada iuran bulanan (UDB) dan iuran tahunan (UDT). Kalau pun ada orang menyebutkan bahwa di sekolah kami ada iuran, itu adalah infak sebesar Rp 2.000,-/hari, atau Rp 10.000,-/minggu, dan sebagian orang tua siswa memberinya Rp 50.000,-/bulan.
Menurut Ikin , itu merupakan salah satu upaya pihaknya untuk mendidik para siswa agar terbiasa memberikan infak atau sedekah. Pelaksanaannya pun baru dimulai tahun ajaran lalu, sedangkan tahun-tahun sebelumnya benar-benar tak ada pungutan biaya pendidikan apapun.
“Jadi kami meminta infak sebesar itu lebih disebabkan keinginan kami untuk menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan siswa,” kata Ikin seraya menyebutkan, untuk membiayai penyelenggaraan pendidikannya, mulai dari honorarium tenaga pendidik hingga membangun gedung sekolah, pihaknya mengandalkan BOS dan bantuan gubernur.
SMK Gema Pelita Cikijing, kini memiliki 8 rombongan belajar. Selain itu, SMK Gema Pelita yang berada di Kopem, Sawahgede, menjadi kampus II, dengan jumlah siswa 4 rombongan belajar.
Sedangkan kampusnya yang berada di Mangunkerta berubah nama menjadi SMK Gema Insani dengan jumlah siswa 6 rombongan belajar, dan Zenal Arifin, S.Pd, sebagai kepala sekolahnya. (Man Suparman)