Sampit, Koranpelita.com.
Riskon Fabiansyah, anggota komisi III bidang Kesra dari Fraksi Partai Golkar di DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur ( Kotim) Provinsi Kalteng ,mengatakan Selasa ( 14/1) di Sampit, terkait Musyawarah Rencana Pembangunan ( Musrenbang) tingkat Kecamatan di daerahnya untuk meyerap aspirasi dan usulan masyakat tingkat kecamatan mengenai program pembangunan ,akan dipaduserasikan dengan Musrenbang tingkat Kabupaten yang diperkirakan dilaksanakan pada bulan Maret mendatang.
Menurutnya,usulan pembangunan dalam Musrenbang jika diakomodir semua tentu saja alokasi anggaran dalam APBD Kotim tidak cukup.Namun diupayakan bisa mengakomodir yang dibutuhkan rakyat dan menjadi skala prioritas.Ia lalu menyinggung tentang potensi Kotim yang wah tetapi PADnya masih belum maksimal.
Sementara itu tokoh masyarakat yang juga Ketua DPD Partai Golkar setempat , H.Supriadi MT.S.Sos mengatakan,potensi kita adalah di sektor pertanian dimana sekitar 60 persen masyarakatnya berkiprah di sektor pertanian dalam arti luas.
Namun program pembangunan yang dilakukan tidak prioritas kesitu melainkan diantaranya menggarap sektor pariwisata yang justru membebani anggaran daerah.Artinya, tidak tepat program tersebut jadi skala prioritas di Kotim.
Kita misalkan ingin memecahkan bisul dipaha, malah fokus pengobatannya di bibir.Tidak tepat sasaran dan terkesan berorientasi pada proyek.
Kembangkan saja pertanian dalam arti luas, seraya mengembangkan Kota Sampit yang selama ini dikenal sebagai Kota Jasa dan perdagangan ,dan jangan digiring masyarakat jadi pengeburuh.
Sedangkan pengembangan sektor pariwisata jangan membenani anggaran tapi libatkan pihak ketiga.( Ruslan AG).