Cianjur, Koranpelita.com
Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengancam para pejabat dijatuhi sanksi jika tidak memberikan pelayanan maksimal.
Ancaman bupati itu, dilontarkan saat melantik 436 pejabat eselon III dan IV serta camat dan lurah secara offline dan online oleh Bupati Cianjur Herman Suherman di Pancaniti Pemerintah Kabupaten Cianjur Senin, (11/10/21) pukul 16.00 WIB.
Meski situasi hujan angin, prosesi pelantikan berjalan dengan lancar dan aman, prosesi berjalan dengan membacakan satu per satu pejabat yang akan dilakukan rotasi, mutasi dan promosi. Pelantikan tersebut dilakukan secara offline sebanyak 70 pejabat, sedangkan sisanya daring di masing-masing OPD pejabat yang akan dilantik.
Bupati Cianjur H. Herman mengatakan meski belum enam bulan menjabat Bupati tapi kalau ada izin dari Kemendagri diperbolehkan, “Memang tidak diperbolehkan, tapi kita sudah ada izin dari Kemendagri dan diperbolehkan,” ungkapnya saat di temui media Humas Cianjur.
Pelantikan rotasi, mutasi, dan promosi ini merupakan kegiatan dalam pemerintahan dan diharapkan bisa berdampak pada kinerja dalam melayani masyarakat. “Saya minta semua pejabat yang dilantik hari ini bisa memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat, jika tidak, maka akan ada sanksi,” katanya.
Begitupun untuk camat dan lurah, selain kinerja yang harus diperhatikan, vaksinasi Covid-19 juga sudah ditargetkan sesuai dengan jumlah penduduk masing-masing. “Target vaksinasi harus tercapai, karena kita bisa mencapai 50 persen dari target 1,9 juta warga,” ucapnya.(mans).