Irwan Fahrudin pemerhati catur dan mantan pecatur yunior Kalteng.

KERESAHAN SEORANG PEMERHATI CATUR KALTENG?

Sampit, Koranpelita.com

Irwan Fahrudin, mantan pecatur Kalteng di tahun. 1990 an mengungkapkan keresahannya yang kini sebagai pemerhati catur. Menurut pers releasenya Rabu (27/10) mengungkapkan,

“Kita di Kalteng lebih mengandalkan pecatur daerah lain yang sudah jadi daripada mengandalkan pecatur asli Kalteng yang merupakan hasil pembinaan Pengcab-Pengcab yang berada di 13 kabupaten dan 1 kotamadya di provinsi Kalteng.” Ucap irwan.

Kita lebih berorientasi jangka pendek daripada jangka panjang. Kita lebih mengutamakan citra daripada karya nyata? Apa yang sebaiknya dilakukan para stakeholder Pengda Percasi Kalteng? Menurut saya pribadi, kita harus kembali ke dasar pembinaan dan pelatihan, back to basics, dengan mengutamakan pecatur muda/junior yang stoknya sangat melimpah di Kalteng.

Agar para talenta-talenta muda pecatur masa depan Kalteng itu bisa mencapai prestasi puncak yang mengharumkan nama Kalteng di level nasional, para stakeholder Pengda Percasi Kalteng dan Pemerintah Daerah yang berada di daerah tingkat II di Kalteng, perlu bersinergi dan kompak, supaya hasil akhirnya berujung manis.

Dan kita harus konsisten dan komitmen dengan penuh keyakinan atau percaya diri bahwa pecatur-pecatur muda Kalteng bisa bersaing dengan daerah-daerah lain yang sudah oke pembinaannya, seperti DKI Jaya, Jabar, Jatim, dan seterusnya. Bagaimana pecatur-pecatur muda Kalteng dapat berkembang dan menjadi pecatur top, jikalau pembinaan dan pelatihannya tidak continue dan sedini mungkin, serta insintif pembiayaannya tidak ada.

Kita harus bersatu, para pembina, pengurus, pemerhati, bapak angkat, para pecatur, agar prestasi Catur Kalteng bisa bersaing di level nasional. Kita di Kalteng kadang mengalami berbagai hal yang bertolak belakang/paradoks. Kita banyak pecatur-pecatur potensial, tetapi lebih suka menyewa pecatur daerah lain.

Kita kaya secara SDA, tapi buat dana pembinaan/pelatihan dan biaya pecatur ke turnamen-turnamen besar, sangat susah mendapatkannya. Semoga kedepannya, ada perubahan mindset yang signifikan daripada stakeholder Pengda Percasi Kalteng untuk kemajuan prestasi Catur Kalteng. Gens Una Sumus.(RAG).

About koran pelita

Check Also

Monitoring Pembangunan Peternakan di Tabalong untuk Pemenuhan Pangan Hewani IKN Nusantara, Bang Dhin: Ini Harus Jadi Perhatian Pemerintah

Tanjung, koranpelita.com Kabupaten Tabalong menjadi salah satu pintu gerbang menuju Ibukota Negara (IKN) Nusantara di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca