Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK

5 Tokoh, H Aberani Sulaiman Paling Kuat Disebut Untuk Nama Jembatan Alalak, Dewan Sampaikan ke Pemprov Kalsel

Banjarmasin, Koranpelita.com

Kendati belum diresmikan secara seremoni oleh pemerintah, namun Jembatan Sungai Alalak yang baru rampung dibangun kini sudah dapat digunakan warga masyarakat.

Seiring itu, usulan penamaan untuk jembatan yang menghubungkan antara Kota Banjarmasin- Kabupaten Barito Kuala itupun kencang mencuat kepermukaan tujuannya agar jembatan yang juga menghubungkan akses lintas provinsi Kalsel dan Kalteng itu lebih dikenal luas.

” Ada lima nama tokoh Banua (daerah) yang resmi diusulkan untuk nama Jembatan Sungai Alalak,” ujar Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, di Banjarmasin, Rabu (13/10/2021).

Kelima nama tokoh tersebut yaitu, 1. H Aberani Sulaiman. 2. Ir. H. M. Said. 3. Zaini Azhar Maulani. 4. Sulaiman HB. 5. Hasan Basri.

Nama-nama tersebut lanjut Supian HK, akan dikirim ke eksekutif yang menentukan, namun jika eksekutif menyerahkan kembali ke Dewan maka kita akan menentukan sesuai dengan Perda No. 8 tahun 2008 tentang Pengelolaan Kepurbakalaan, Kesejarahan, Nilai Tradisional Dan Permuseuman.

“Kita bisa mengusulkan satu nama sesuai dengan perda tersebut,” Supian HK.

Politisi partai Golkar itu menambahkan, dalam waktu dekat lima nama usulan tersebut akan mengerucut satu orang yang nantinya akan dibuatkan badan hukum secara sah.

“Hampir 90 persen pendapat memunculkan nama Abrani Sulaiman,” sebut Supian HK.

Meski banyak pendapat yang menilai nama Abrani Sulaiman yang cocok untuk nama resmi Jembatan Alalak ini, namun belum bisa dipastikan, karena masih menunggu keputusan bersama.

“InsyaAllah saat di resmikan Presiden Jokowi, Jembatan tersebut sudah mempunyai nama,”tegas Supian HK.

Sekedar mengingatkan, lima nama tokoh usulan jembatan tersebut masing masing memiliki jasa terhadap Provinsi Kalimantan khususnya Kalimantan Selatan.

Adapun sosok Aberani Sulaiman adalah mantan Gubernur Kalimantan Selatan Ke-7 yang menjabat Tahun 1963-1968.
Tokoh ini juga merupakan Ketua Panitia Persiapan Proklamasi Kalimantan 17 Mei 1949.

Zaini Azhar Maulani adalah tokoh militer Indonesia dan Kepala Badan Intelijen Negara pada Kabinet Reformasi Pembangunan (September 1998-20 November 1999). Dia juga termasuk salah satu pencetus berdirinya Perkumpulan Alumni Pelajar Islam Indonesia dimana dia menjadi Ketua Umum Pertama Pengurus Pusat Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII).

Hasn Basry seorang tokoh militer yang berjasa dalam kemerdekaan Indonesia, terutama pada daerah Kalimantan Selatan. Selain itu, Hasan Basry merupakan pendiri Batalyon ALRI Divisi IV di Kalimantan Selatan

Sulaiman HB, beliau adalah seorang tokoh politik dan pendidikan. Menjabat ketua DPD Partai Golkar Kalsel selama 3. Banyak kegiatan sosial yang melatar belakangi kepemimpinan Sulaiman HB.

Ir Said adalah salah satu tokoh yang sangat membanggakan bagi warga dan juga seorang pemimpin masyarakat Kalsel, pada jamannya. (pik)

About kalselsatu

Check Also

HERU : KARAKTER PEMUDA TETAP DIBUTUHKAN KAPAN PUN

Palangka Raya, Koranpelita.com Selasa, (26/10) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) dan Serikat Media Siber Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *