Nasdem Desak Perusahaan Migas Aceh Perhatikan Jalan lingkungan

Aceh Timur, Koranpelita.com

Kalangan elit Partai Nasdem meminta keseriusan pengelola Migas Aceh untuk memperhatikan kerusakan jalan lingkungan yang merupakan urat nadi aksesnya ekonomi masyarakat.

Kondisi badan jalan lingkungan sekitar operasi ladang gas Aceh saat ini dilaporkan rusak parah akibat aktivitas perusahaan dan kegiatan perusahaan perkebunan.

“Kita minta pihak perusahaan, baik perusahaan migas maupun perusahaan perkebunan sawit yang beroperasi di daerah tersebut agar perduli terhadap lingkungannya, dengan memperbaiki ruas jalan yang kondisinya rusak parah dan selalu dikeluhkan warga karena sulit dilalui kendaraan,” pinta H Tarmizi Daud alias Taprang, didampingi Nyak Musa Husein selaku Ketua DPD NasDem Aceh Timur.

Ketua Fraksi Nasdem DPRK Aceh Timur, H. Tarmizi Daud mendesak Perusahaan eksplorasi gas alam cair dan Perusahaan Perkebunan sawit untuk segera memperbaiki jalan rusak parah yang menghubungkan sejumlah desa dalam Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur.

Kondisi jalan rusak parah ini telah berlangsung sangat lama. Namun hingga saat ini, tak kunjung mendapatkan perhatian dari perusahaan migas, dan perusahaan perkebunan sawit, yang sangat intensif beroperasi di daerah tersebut.

Demikian dikatakan oleh H Tarmizi Daud alias Taprang, Ketua Fraksi Nasdem DPRK Aceh Timur kepada Media ini Jumat malam (08/09) di Lhokseumawe. Menurutnya, kami selaku Wakil Rakyat akan terus bersuara untuk pembangunan jalan yang rusak parah tersebut demi kepentingan dan kenyamanan ribuan warga yang melintasinya.

Oudiensi warga lingkungan di kediaman Tirmidzi Daud, tokoh NasDem Aceh Timur.

Dalam hal ini, yang paling utama bertanggung jawab adalah Perusahaan eksplorasi migas dan perusahaan Perkebunan untuk segera membangun jalan yang rusak itu, karena saban.hari kendaraan kedua Perusahaan inilah yang melintasinya.

Sehingga perusahaan tersebut tidak ditunding hanya meraup keuntungan saja, namun mengabaikan kepetingan sosial lingkungan, serta mengabaikan hak-hak masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan di daerah itu.

“Kita minta pihak perusahaan, baik perusahaan migas maupun perusahaan perkebunan sawit yang beroperasi di daerah tersebut agar perduli terhadap lingkungannya, dengan memperbaiki ruas jalan yang kondisinya rusak parah dan selalu dikeluhkan warga karena sulit dilalui kendaraan,” pinta H Tarmizi Daud didampingi Nyak Musa Husein selaku Ketua DPD NasDem Aceh Timur.

Adapun ruas jalan penghubung sejumlah desa yang rusak yaitu jalan yang menghubungkan Desa Pante Labu, Blang Seunong, Suka Damai, Sah Raja, dan Sijudo.

Melalui berbagai Forum pertemuan dengan pemerintah daerah Aceh Timur, ungkap Taprang, dia selalu menyampaikan aspirasi masyarakat yang berharap perbaikan jalan di daerah pedalaman Pante Bidari itu, tetapi hasilnya buntu dan belum membuahkan hasil.

“Sementara kami sebagai wakil rakyat, selalu saja menerima keluhan dan harapan masyarakat dari daerah pedalaman tersebut agar ruas jalan yang rusak parah itu diperbaiki. Minimal ada pengerasan saja, kita berharap pemerintah Aceh Timur, harus memprioritaskan perbaikan ruas jalan di daerah pedalaman Pante Bidari ini,” pinta Taprang.

Taprang mengaku, akan terus berkoordinasi dengan semua pihak baik dengan pihak perusahaan maupun pemerintah setempat, agar aspirasi masyarakat yang berharap ruas jalan ini diperbaiki dan terwujud. (Suha)

About koran pelita

Check Also

CETAKAN KEDUA Buku Ke-22 Bamsoet: ‘Negara Butuh Haluan’, Cetakan Pertama Habis Dalam 1 Bulan

Jakarta,koranpelita.com Buku Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang ke-22 bertajuk ‘Negara Butuh Haluan’, mengalami cetak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *