Airlangga: Situasi Mulai Terkendali, UMKM Harus Kembali Bangkit

Surakarta,koranpelita com

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan akibat masa pandemi Covid-19, pendapatan UMKM menurun dratis hingga mencapai 50%. Bahkan tidak sedikit mereka yang menutup usahanya.

“Namun, sekarang dengan situasi Covid-19 yang lebih terkendali, mudah-mudahan, para pelaku UMKM bisa bangkit kembali,” ujar Airlangga usai berdialog langsung dengan beberapa pelaku usaha mikro yang tergabung dalam Komunitas UMKM usAHA di Jayengan, Solo, Kamis (23/9).

Airlangga Hartarto menuturkan, kegiatan di Solo selain menghadiri acara grebeg Apem Yaaqowiyyu Kyai Ageng Gribig di Jatinom Klaten, sekaligus meninjau UMKM.

“Kita mampir, ada kelompok masyarakat namanya UMKM usAHA, ini sudah mempunyai ribuan binaan. Karena itu saya lihat lapangannya dan siapa saja anggotanya, dan kebutuhannya seperti apa dalam situasi pandemi Covid 19,” tuturnya.

Menurutnya, pemerintah memiliki berbagai program untuk UMKM seperti Kredit Usaha Rakyat dengan bunga hanya 3%, yang bisa dimanfaatkan untuk para UMKM dalam upaya mengembangkan usahanya.

Dalam dialog dengan para pelaku UMKM itu, hadir 6 perwakilan Komunitas UMKM usAHA.

Koordinator UMKM usAHA Kota Solo Yuhan Perdana mengatakan di Kota Solo sudah ada 255 pelaku UMKM yang bergabung. Untuk wilayah Jateng dan DIY ada 2.080 UMKM, dan jumlah seluruhnya secara nasional ada 11.325 UMKM yang tersebar di 28 Kabupaten/Kota di Pulau Jawa.

Yuhan menuturkan jumlah anggota komunitas tersebut adalah UMKM yang sudah mengikuti program pelatihan WirausAHA Maju.

“Jadi kami ajak dulu bergabung ikut program pelatihan dulu, lalu kami bentuk komunitasnya. Ke depan diharapkan peserta program bisa terus bertambah sehingga komunitasnya bisa semakin besar. Karena kami pedagang kecil ini kalau ‘Ora Obah Ora Mamah’ pak, tidak gerak ya tidak makan. Jadi pandemi ini kami tidak diam tetap bergerak dan saling bantu walau harus adaptasi dengan pembatasan-pembatasan,” ujar Yuhan.

Meski banyak program pemerintah untuk pemberdayaan UMKM, tutur Yuhan, pihaknya merasa gerakan yang berasal dari masyarakat juga diperlukan.

Dia juga menyampaikan terima kasih pada Airlangga yang telah bersedia menjadi pembina dari UMKM usAHA, selain pada pemerintah yang telah membuat program-program untuk mendukung UMKM.

Yuhan berharap, komunitasnya bisa diberi informasi dan dibimbing agar lebih banyak UMKM yang dapat mengakses berbagai program tersebut.(sup)

About koran pelita

Check Also

Apical Group Partisipasi Kembali di Trade Expo Indonesia Digital Edition 2021

Jakarta,Koranpelita.com Apical Group, salah satu eksportir minyak sawit berkelanjutan terbesar di Indonesia yang tergabung dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *