NKS Menulis Sampai Jumpa: Bukan Karena Hujan…

Hari ini Minggu, 21 Februari 2021, hujan seperti tak bosan pamer air. Air yang tumpah-ruah dari atas rumah. Serta, airmata mereka yang tak berkutik menghardik banjir.

Hujan masih terus mengarus, datang tanpa tanda-tanda menghilang. Tapi tidak bagi hati ini. Tak ingin ada muram walau sedang dirajang dingin.

Yakinlah. Semua orang tak menginginkan hujan berlebihan. Juga saya. Karena memang tak ada tangis yang perlu disembunyikan di antara hujan.

Tapi justru tanpa hujan, dua hari lalu, saya harus menyembunyikan tangisan. Hari itu, menjadi hari terakhir saya bersama BPJAMSOSTEK. Sebab, tanggal, 19 Februari 2021 telah terbit Keputusan Presiden tentang pengangkatan keanggotaan dewas dan direksi BPJS Ketenagakerjaan periode 2021-2026.

Tanggal itu, tanggal 19 Februari, persis seperti tanggal saya terima kepres, lima tahun lalu. Kebetulankah? Atau ada makna di balik semua itu? Entahlah. Tapi hari itu, saya serasa diburu haru. Apalagi saat tiba-tiba saja, ruangan saya digeruduk mereka yang terlihat sendu.

Yang pertama datang, para sekretaris direksi. Kemudian staf protokoler. Jumlahnya cukup banyak. Termasuk yang sudah promosi atau mutasi ke tempat lain. Semua hadir, membawa butir-butir airmata yang sekuat tenaga ditahan agar tak membanjir.

Sangat beruntung, wajah-wajah mereka tertutup masker, jadi mudah menyembunyikan tangis tertahan. Saya melihat ada yang ingin diungkap. Lalu salah satu yang entah di pojokkan mana, menyampaikan ucapan dan doa.

Dari mereka, saya mendapat ucapan terimakasih untuk kebersamaan selama lima tahun. Dari mereka, juga ada permohonan maaf jika ada salah dan khilaf, selain sudah pasti doa untuk kesehatan, kesuksesan, dan keberkahan saya di tempat yang baru.

Mereka yang datang ke ruangan saya (semua pakai masker, jadi tetap aman) hanya Sebagian kecil yang memberi ucapan yang sama. Sebab, di sosial media, lebih banyak lagi yang menyampaikan doa, terima kasih, serta selamat menunaikan tugas baru. Mereka adalah insan BPJAMSOSTEK dari berbagai daerah yang ikut berharap kesuksesan saya setelah tak di BPJS Ketenagakerjaan.

Saya terdiam sejenak. Berusaha menahan perasaan, sambil mengatur agar suara saya tidak terdengan sedih. Setelah itu, saya katakana bahwa saya yang mesti mengucapkan terimakasih atas kerja keras, inovasi, dan dedikasi mereka untuk institusi ini. Tanpa mereka, saya bukan apa-apa. Apalagi untuk menjalankan program kerja dan mencapai target.

Selanjutnya, saya pun meminta maaf jika sering marah, atau berkata tak sopan, menyakiti hati, dan hal lain yang mengenakkan.

Tentu saya bangga menjadi bagian perjalanan BPJAMSOSTEK. Sebuah pesan saya sisipkan agar seluruh insan BPJAMSOSTEK terus membangun institusi dengan mendukung pimpinan baru dengan semangat lebih menggebu.

Agar kenangan dipahat kuat dalam ingatan, tanpa ragu para sekretaris direksi dan staf protokoler meminta untuk foto bersama. Setelah ini pasti ada rindu untuk bertemu. Mereka pun akan berpencar untuk penugasan selanjutnya dengan harapan karir yang lebih bersinar. Sampai jumpa.

Salam NKS

About NKS

Check Also

Nuim Hidayat: Penyakit Wahn Berkembang Pesat di Indonesia,

Jakarta, Koranpelita.com Kajian Buku  dengan tema Agar Batu Bata Menjadi Rumah Yang Indah buah Pemikiran Politik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *