Massa PII Kalsel Minta Kejati Lebih Proaktif Telisik Perkara Korupsi

Banjarmasin, Koranpelita.com

Puluhan massa yang tergabung dalam organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Islam Indonesia (PII) Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (4/1/2021) pagi, menggelar unjukrasa damai di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel di Banjarmasin.

Massa yang dipimpin HM Hasan ini, menyampaikan sejumlah aspirasi dan dukungan diantaranya, meminta kejaksaan lebih proaktif merespon indikasi-indikasi dugaan korupsi di wilayah Kalsel.

” Kami minta pihak kejaksaan agar lebih tegas dan proaktif untuk mengusut indikasi-indikasi potensi penyelewengan pada sejumlah proyek di perintahan,” ujar HM Hasan saat itu.

Sebab jika tak tegas, maka dikhawatirkan bisa merugikan keuangan negara.

Dari sejumlah proyek yang diduga bermasalah salahsatunya yaitu pembangunan Jembatan Antasan Bromo di Kota Banjarmasin.

Selain soal proyek, HM Hasan juga menyoroti adanya penggalangan dana masyarakat oleh paslon yang akan digunakan untuk mendukung urusan sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK)

“Kami minta kejaksaan juga mengawasi adanya penggalangan dana masyarakat ini, karena pilkada di Kalsel sudah selesai dan jangan libatkan lagi masyarakat agar suasana Kalsel tetap aman dan kondusif,” sebut HM Hasan.

Kendati begitu massa PII sangat mendukung apa yang selama ini sudah dilakukan pihak kejaksaan dalam mengusut sejumlah perkara korupsi di Kalsel.

Kasie C Kejati Kalsel, Hendri Siswanto, yang menerima pengunjukrasa, menyatakan apresiasi positif atas apa yang disampaikan massa PII Kalsel. Pihaknya pun mengucapkan terima kasih atas support dan dukungan ormas.

Menurut Hendri, kejaksaan juga tetap konsisten dalam pemberantasan korupsi. Namun dalam menjalankan tugas pihaknya tetap berpedoman pada SOP dan arahan pimpinan.

Kasie Penkum Kejati Kalsel, Makhfujat SH menyatakan terimakasih dan akan menyampaikan masukan massa itu ke pimpinan mereka.

Terkait dugaan korupsi proyek pembangunan, Mahkfujat meminta agar setiap LMS atau ormas bisa menyampaikan laporan secara tertulis disertai data pendukungnya.

“Jika ada dugaan korupsi yang disampaikan, kami minta agar menyampaikan secara tertulis serta dilengkapi dengan datanya,” pinta Makhfujat. (Ipik)

 

About kalselsatu

Check Also

Inilah! Langkah PT Perkebunan Mitra Ogan Komitmen Penuhi Hak Karyawan yang Tertunda

PALEMBANG, Koranpelita.com PT Perkebunan Mitra Ogan (PTPMO) berkomitmen penuhi hak karyawan yang masih tertunda. Sejumlah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca