Kenali Sejarah Suku Batak hingga Keindahan Lanskap Danau Toba

Berlibur ke Danau Toba #DiIndonesiaAja tak akan menjemukan. Mata ini tidak hanya dimanjakan pesona magis alamnya, tetapi disinikita juga bisa belajar sejarah leluhur Suku Batak. Danau Toba dikenal sebagai danau vulkanik terbesar dan merupakan salah satu dari sepuluh danau terdalam di dunia.

Secara administratif, Danau Toba berada di tujuh kabupaten, yaitu Tapanuli Utara, Toba Samosir, Samosir, Humbang Hasundutan, Dairi, Tanah Karo, dan Simalungun.

Kota Parapat, kota wisata di tepi danau yang merupakan gerbang masuk ke Danau Toba, berjarak sekitar 180 kilometer dari Medan, dan sekitar 60 kilometer dari Kota Pematangsiantar. Kota yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Toba Samosir ini dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi sekitar empat jam dari Medan.

Danau Toba sesungguhnya merupakan sebuah kawah vulkanik dan dianggap sebagai danau terdalam di dunia. Erupsi Gunung Toba merupakan salah satu letusan terbesar di dunia dalam 75.000 tahun terakhir.

Toba juga dikenal sebagai lokasi tumbuhnya peradaban kebudayaan Suku Batak. Salah satunya ada diKampung Huta Siallagan, Desa Ambarita, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.Disini berdiri tujuh rumah adat Batak kuno. Diantara rumah-rumah tersebut, ada sebuah rumah yang paling besar. Rumah terbesar itu adalah rumah Raja Siallagan. Tepat di depan rumah Sang Raja, terdapat sebuah mahkamah persidangan yang terdiri dari sebuah meja bundar yang terletak di tengah dan dikelilingi oleh kursi-kursi yang semuanya terbuat dari batu.

Mahkamah itu dinaungi oleh sebuah pohon yang sangat besar dan tua, disebut Pohon Hari Ara atau dikenal dengan Pohon Tujuh Hari. Pohon ini sebagai perlambang dari makmur tidaknya sebuah kerajaan. Bila ditemukan sebuah tanah, maka pohon ara akan ditanam terlebih dahulu.

Untuk  menikmati Danau Toba lebih maksimal, tidak ada salahnya mencari tahu spot wisata kekinian. Tentunya yang memiliki spot foto instagrammable.Misalnya, Gunung Pusuk Buhit yang menawarkan fenomena alam ajaib. Lokasinya berada di Pulau Samosir, yang berada di kaldera gunung purba ini.

Gunung Pusuk Buhit menawarkan keindahan tersendiri.Wisatawan bisa melihat Toba dari ketinggian 1.900 mdpl. Atmosfernya sejuk dan panoramanya luar biasa. Wisatawan harus meluangkan waktu trekkingke Gunung Pusuk Buhit jika berkunjung ke Samosir.

Mau mendapatkan kesanindah menikmati pagi? Kunjungilah Bukit Gajah Bobok pada dini hari. Dari puncaknya, wisatawan bisa melihatmatahari terbit sekaligus menyaksikan keindahan lanskap perbukitan di sekitar Danau Toba.

Pengalaman berkesan lain yang bisa traveller dapatkan di sini adalah berkemah di puncak Bukit Gajah Bobok. Jika beruntung, gugusan bintang yang indah bisa terlihat jelas dengan mata telanjang.Dari kejauhan, bukit berpunuk membentang dari satu sisi ke sisi lain. Lanskapnya terlihat indah dan menakjubkan, cantik sekali untuk background selfie.

Samosir terlihat kian indah dengan hadirnya Bukit Holbung nan eksotis. Perbukitan ini menawarkan kesejukan danpadang sabana, seperti ilalang yang menari karena embusan angin.

Pengalaman berlibur pun semakin mengesankan jika ditambah dengan menjelajahi Bukit Siadtaratas.Sesampainya di puncak Bukit Siadtaratas, wisatawan bisa memandang lepas keindahan Danau Tobayang menjadi salah satu keajaiban dunia. Ini semua ada#DiIndonesiaAja. Untuk berlibur diDestinasi Super Prioritas ini, wisatawan tetap wajib patuhi protokol kesehatan, yakni dengan mencuci tangan pakai sabun, mengenakan masker, serta menjaga jarak.(*)

About NKS

Check Also

Pasien Thalasemia Tidak Bercampur Pasien Lain di RSUD dr Murjani Sampit

Sampit, Koranpelita.com. Menyahuti keinginan dan keluhan pengidap penyakit thalasemia yang ingin melakukan transfusi darah secara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *