Prajurit Puslatmar Kodiklatal Latihan Patroli Daerah Muara, Rawa, Sungai dan Pesisir

Surabaya,  Koranpelita.com

Prajurit Pusat Latihan Marinir (Puslatmar) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) menggelar Latihan Operasi Matra Laut Tahun Anggaran 2020. Latihan tersebut berupa Latihan Patroli Daerah Muara, Rawa, Sungai dan Pesisir (Mupe) yang dibuka langsung Komandan Satuan Latihan Bersama Marinir (Dansatlamamar) Puslatmar Kodiklatal Letkol Marinir Heru Gunawan, M. Tr. (Hanla) di Lapangan Apel Puslatmar Kodiklatal Bumimoro Surabaya, Senin, (30/11/2020).

Program latihan organik Kodiklatal yang akan dilaksanakan selama 10 hari ini diikuti 87 prajurit yang berasal dari satuan kerja di jajaran Kodiklatal. Para prajurit Kodiklatal ini akan dibekali materi patroli di daerah muara, rawa, sungai dan pesisir (Mupe). Hadir dalam pembukaan tersebut para Komandan Satuan Latihan (Dansatlat) Puslatmar Kodiklatal dan para Perwira staf Puslatmar Kodiklatal.

Dansatlamamar Letkol Marinir Heru Gunawan, M. Tr. (Hanla) dalam amanatnya menyampaikan bahwa infiltrasi merupakan salah satu upaya penyusupan dari lawan atau musuh untuk melaksanakan operasi secara rahasia guna memperoleh data maupun informasi atau melumpuhkan suatu obyek yang dimiliki oleh Pemerintah dimana obyek tersebut memiliki peranan sangat penting dalam pemerintahan kita.

Guna mencegah adanya kegiatan infiltrasi dari lawan maka diperlukan kegiatan patroli secara terus menerus. Patroli di daerah muara, rawa, sungai dan pesisir diperlukan sebagai upaya mengamankan daerah sendiri dari kegiatan infiltrasi lawan yang berasal dari sektor perairan baik dari Muara, Rawa, Sungai dan Pesisir

Lebih lanjut disampaikan bahwa Kodiklatal merupakan Kotama pembinaan dalam hal doktrin, pendidikan dan latihan TNI Angkatan Laut yang mempersiapkan prajurit matra laut sebagai pengawak organisasi TNI AL.

“Dalam membentuk prajurit matra laut yang handal dan profesional, diperlukan seorang sosok pelatih, pembimbing dan instruktur yang mumpuni dari segi akademik, fisik dan mental, sehingga dapat memberikan suri tauladan kepada prajurit yang di didik”, tegas Dansatlamamar.

Menurutnya profesionalisme seorang Prajurit tentunya tidak akan pernah tercapai dan di latih tanpa adanya latihan secara terus menerus dan berkesinambungan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kemampuan antap kodiklatal dalam pelaksanaan patroli di daerah muara, rawa, sungai dan pesisir perlu dilaksanakan dengan harapan mendapat hasil yang optimal guna mendukung tugas TNI AL.(ay)

About ahmad yani

Check Also

Lantamal V Saksikan Film Dokumenter Pertempuran Laut Arafuru

Surabaya,  Koranpelita.com Dalam rangka memperingati hari Dharma Samudera Tahun 2021 Prajurit Pangkalan Utama TNI AL …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *