KKP Pratama Sintang Gelar BDS UMKM

Sintang, koranpelita.com

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sintang mengadakan Bussines Development Services (BDS) Kuliner kepada 40 Wajib Pajak UMKM Kuliner di Wilayah Kabupaten Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu melalui Zoom Meeting, Selasa, 20/10/2020.

BDS diadakan dengan tujuan membantu para pelaku UMKM mengembangkan usaha kulinernya di masa pandemi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Acara dimoderatori oleh Staf KPP Pratama Sintang Donny Sasmita Samosir dan pembukaan oleh Kepala KPP Pratama Sintang Dudung Kurniawan.

Materi pertama disampaikan oleh Store Manager Aming Coffe yaitu Tedja Erlangga. Berkaca dengan pengalaman pribadi, Tedja memberikan tips dan trik dalam menjalankan usaha di masa pandemi.

“Pada masa pandemi seluruh warkop tentu terkena imbasnya. Kalo dari kami sendiri cara pertama yaitu memaksimalkan ojek online yang ada. Cara kedua dari kami yaitu memanfaatkan WhatsApp Order. Pembeli hanya tinggal menghubungi kami via WA maka kami bisa mengantarkan pesanannya. Ketiga, mengiklankan produk di akun-akun media sosial lokal seperti Instagram. Keempat yaitu mengadakan promo seperti harga lebih murah. Memang dalam promo itu cenderung banting harga tapi pandangannya disini kita tetap jual kopi dengan kuantitas lebih besar dengan untung lebih sedikit, itu lebih daripada kita tidak menjual sama sekali,” kata Tedja.

Penyampaian materi juga disampaikan oleh Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Sintang Selly Gathie, SKM, MAP yang menjelaskan tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Rumah Makan/Restoran Bagi Pelaku Usaha.

“Ada beberapa hal yang perlu diterapkan oleh teman-teman dalam hal menjalankan protokol kesehatan. Adapun beberapa jenis protokol kesehatan dibagi lagi menjadi protokol tempat usaha artinya sarana yang harus dimiliki oleh pemilik tempat usaha. Selanjutnya protokol pekerja, protokol pengunjung serta protokol tata cara penyajian makan dan minum,” ungkap Selly.

Tedja melanjutkan dengan memberi harapan serta semangat kepada seluruh peserta pelaku usaha kuliner khususnya Kopi untuk tetap optimis. “Jangan patah semangat, terus berinovasi, yakinlah usaha kita akan kembali seperti dulu dan yang terpenting menerapkan protokol kesehatan. Jangan takut warkop kita akan sepi terus karena kita orang Kalimantan punya budaya ngopi, ngumpul dan ngobrol,” lanjut Tedja.

Diakhir acara Selly mengharapkan para pelaku usaha ikut turut serta membantu untuk memutus rantai Covid-19 dengan cara tetap mematuhi protokol kesehatan.

” Dengan mematuhi protokol kesehatan, saya kira dengan hal itu sudah sangat membantu dalam pencegahan virus ini. Semoga dengan dengan niat baik dan tulus usaha kita juga diberkati, bisa lebih lancar,” tutup Selly. (humasKPP Pratama Sintan/gdeka)

About dwidjo -

Check Also

Persediaan Darah di UDD PMI Kotim Cukup, Pasien Thalasemia Senang

Sampit, Koranpelita.com. Persediaan darah di Unit Donor Darah ( UDD) PMI Cabang Kabupaten Kotawaringin Timur( …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *