Dangdutan di Tegal, Wali Kota Ditegur Kapolri dan Gubernur

Semarang,Koranpelita.com

Acara resepsi pernikahan dengan hiburan dangdutan yang digelar Wakil Ketua DPRD Kota Tegal pada Rabu (23/9) berbuntut panjang. Pasalnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo langsung mengambil sikap tegas, dengan menegur langsung Wali Kota dan Kasatpol PP Kota Tegal.

Teguran senada juga dilakukan Kapolri Jenderal Idham Azis. Meminta Walikota untuk membatasi Kerumunan, sehingga tidak menimbulkan klaster baru. Sedangkan Kasatpol PP Provinsi Jateng, juga menegur langsung Kasatpol PP Kota Tegal, atas kejadian yang menimbulkan kerumunan massa dan viral di media sosial itu.

Guvernur terkejut, saat mendapat laporan, pernikahan yang digelar di lapangan terbuka itu dipenuhi pengunjung. Apalagi, acara diisi hiburan dangdutan sampai larut malam, dengan kerumunan massa yang memadati tanpa menerapkan protokol kesehatan.

“Saya terkejut, dapat informasi banyak termasuk di media, ternyata ada dangdutan sampai malam. Tadi, saya langsung telpon Wali Kota Tegal, dan dia mengatakan tidak tahu karena ia mengaku kondangan pukul 11.00 WIB. Jadi, dia tidak tahu kondisi di lapangan sampai malam,” ucapnya.

Wali Kota Tegal lanjut Ganjar mengatakan, sudah meminta maaf. Akan tetapi, pihaknya tetap meminta agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Ganjar mewanti-wanti Wali Kota Tegal, agar tidak boleh ada lagi kejadian serupa di kemudian hari. Tidak boleh acara-acara yang mengundang kerumunan massa diizinkan.

Sementara itu, Kasatpol PP Jateng, Budiyanto juga langsung menelpon Kasatpol PP Kota Tegal, Hartoto. Dari sambungan telpon yang dilakukan di hadapan Ganjar itu, Kasatpol PP Kota Tegal Kepada Budiyanto, mengatakan sebenarnya sudah diberikan himbauan, tapi kondisi di lapangan terjadi seperti itu.

“Itu awalnya orang punya hajat, memang itu ada hiburan dangdut. Himbauan sudah disampaikan, saya sendiri juga kondangan di sana, sama pak Wali Kota. Itu yang punya gawe kebetulan dari wakil ketua DPRD,” kata dia.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono saat dikonfirmasi membenarkan, bahwa dirinya ditegur Ganjar terkait kejadian itu. Bahkan, Dedy juga mengatakan telah ditegur Kapolri terkait peristiwa itu.

Dedy juga mengaku kecolongan dengan peristiwa itu. Sebab, dia mengatakan hanya tahu bahwa acara itu digelar sederhana. Ia pun mengatakan datang untuk kondangan pada pukul 11.00 WIB.

Dedy mengatakan, akan menindaklanjuti peristiwa itu. Pihaknya sedang mengupayakan dilakukan swab massal bagi masyarakat sekitar yang hadir pada acara dangdutan itu.(sup)

About dwidjo -

Check Also

Hendrar Prihadi Nyanyi Tanpa Masker Viral di Medsos

Semarang,Koranpelita.com Video calon Wali Kota Semarang yang juga petahana, Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *