Kepala Laboratorium D III Farmasi Poltek Harber, Kota Tegal, Joko Santoso M Farm, saat ditemui di kantin dekat kantornya, Sabtu (19/9/2020) pagi. (Fot-Her)

D III Farmasi Poltek Harber, Segudang Pengetahuan Kesehatan Dan Pengolahan

Tegal, koranpelita.com – Setelah ditelaah lebih dalam D III Farmasi Poltek Harber, Kota Tegal memiliki segudang pengetahuan tentang kesehatan dan pengolahan sumber daya alam (SDA) yang memiliki nilai perberdayaan manusia dari lini kesehatan dan ekonomi.

Bila dikaitkan dengan misinya sangat tepat, pasalnya salah satu misi daripada D III Farmasi Poltek Harber adalah mengabdi kepada masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan, kepala Laboratorium D III Farmasi Poltek Harber, Kota Tegal, Joko Santoso M Farm, Sabtu (19/9/2020) pagi.

“Pengabdian kepada masyarakat merupakan misi kita, sehingga segala hal yang berkaitan dengan hasil penelitian harus kita persembahkan kepada masyarakat baik tentang kesehatan, pegolahan limbah, pengolahan hasil pertanian atau yang lain sesuai dengan bidang kita,” ujarnya.

Menurutnya, untuk dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ilmu pengetahuan, kemanfaatan dan pengembangan secara ekonomi diawali dari pelatihan atau acara acara yang melibatkan masyarakat.

“Kami dari pendidik mengharapkan agar ilmu pengetahuan dapat dikembangkan atau dilanjutkan.

Di sisi lain, kami juga berharap pemerintah bergandengan tangan dengan kami agar ada sinergitas yang baik untuk masyarakat, jadi pengetahuan yang kami berikan kepada masyarakat tidak stagnasi,” harapnya.

Ia menambahkan, bukan hanya pelatihan, namun dapat dilanjutkan dengan pemberdayaan atau pembudidayaan sehingga dapat  meningkatkan semangat masyarakat baik dari sisi pengetahuan kesehatan maupun peningkatan taraf hidup secara ekonomi.

“Ini penting sekali apalagi di situasi Pandemi Covid-19 yang makin merajalela yang jelas berpengaruh pada semangat dan psikologis masyarakat secara luas dari sisi kesehatan dan ekonomi. Maka diperlukan sinergitas yang berkelanjutan,” terangnya.

Seperti halnya, tambah Joko, usai dilkukan penelitian bisa mengolah sumber daya alam menjadi bahan – bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat.

“Seperti pembuatan sabun dari minyak jelantah, pembuatan Handsanitaiser, footsanitaizer, pembuatan odol. Selain itu kami juga bisa membuat makanan seperti nugget, ice cream dari bahan TOGA (tanaman obat keluarga) maupun dari hasil pertanian, pencegah bau mulut dari tanaman turi, pembuatan tepung dari bonggol jagung dan masih banyak lainnya,” pungkasnya. (dn/her)

 

About dwidjo -

Check Also

Reses Dewan Saat Libur Nasional, Ini Jawaban Kepala Bakeuda Kalsel

Banjarmasin, Koranpelita.com DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diakhir bulan Oktober 2020 ini menjadwal kegiatan reses …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *