Minat Siswa SMAN 8 Menjadi Dokter Cukup Tinggi

Jakarta, Koranpelita.com

Minat para siswa untuk kuliah di Fakultas Kedokteran (FK) dan juga Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) masih cukup tinggi. Ini terbukti dari peserta Edufair SMAN 8 Jakarta Part 2 yang mencapai hampir 400 siswa, ketika mengikuti sesi “Alumni Talk Kedokteran” secara daring, dengan nara sumber di sekolah, Senin (3/8/2020).

Adapun nara sumber dari Edufair bertema kedokteran ini para lumni SMAN 8 Jakarta yakni DR dr Fikri Putranto, yang kini menjadi dokter spesialis THT, lalu dr Afinah Sarah Lidvihurin dan khusus perbincangan mengenai studi dan peluang kedokteran gigi, drg Dina Andriani. Masing-masing alumni SMAN 8 tahun 1996, tahun 2014 dan tahun 2015.

Sepanjang tiga jam lebih, diskusi menarik ditampilkan narasumber yang membahas tema kedokteran umum dan sesi kedokteran gigi, yang setiap sesi dipandu dua siswa SMAN 8. Perbincangan menarik membuat sejumlah pertanyaan terus mengalir ke narasumber.

Untuk Edufair Part 2 ini memang ranahnya OSIS dan pengurus OSIS yang memilih tema (setelah melakukan survei pada seluruh siswa) diskusi, dan juga narasumbernya. Begitu juga untuk bidang tehnik dan humaniora yang akan digelar tiga bagian yakni Rabu (5/8/2020), tanggal 11, dan 13 Aguttus mendatang.

“Kita orang tua hanya memberi arahan saja,” ucap Ketua Panitia Edufair Forkes 2021 (Forum Komunikasi dan silaturahmi Orang Tua Murid SMAN 8 tahun 2021), Nelly Margaretha.

Kepala sekolah SMAN 8 Jakarta, Rita Hastuti sangat mengapresiasi acara Edufair sejak Part 1 pekan lalu yang menampilkan peluang beasiswa di luar negeri, lalu tema kedokteran dan kedokteran gigi sebagai awal Part 2.

“Pada prinsipnya sekolah mengapresiasi kolaborasi antara Pengurus OSIS, orang tua dan dukungan sekolah sehingga acara kali pertama Edufair 8 daring dengan pengurus OSIS sebagai host nya bisa berlangsung apik dari sisi konten maupun teknis tayangan,” ujar Rita.

Lebih lanjut dikemukakan Rita, kemampuan pengurus OSIS menfasilitasi kawan-kawannya agar memiliki wawasan dan pengetahuan tentang jurusan dan profesi di masa yang akan datang sungguh luar biasa.

“Saya acungi jempol atas kerja dan semangat pengurus OSIS. Mulai dari persiapan, membangun komunikasi ke para alumni sampai dengan tayangan sesi ke-1 pada Part 2 ini, mereka sinergis sekali, menunjukkan profesional dalam menyelenggarakan sebuah event,” papar Rita.

Manfaatkan Kesempatan

Sementara itu ketua Ikatan Alumni Smandel-sebutan lain untuk SMAN 8, Sigit Winarto mengatakan, para siswa dan orang tua jangan khawatir, jangan pernah ragu, yakinlah dengan kemampuan anak SMA8. “Sebuah persepsi dari alumni sekolah terbaik di negeri ini. Galilah sebanyak banyaknya pengalaman, pengetahuan, dan wawasan dari kakak kakakmu alumni ini,” katanya.

Sigit memaparkan, dari berbagai jurusan, prodi, dan profesi pekerjaan. Dalam edufair bagian 1, sudah dikupas tuntas mengenai sesi luar negeri. Pada bagian 3 akan hadir narasumber dari perguruan tinggi dalam negeri terkenal. “Indonesia masih menjadi Negara berkembang, masih membangun disegala aspek,” tambah Sigit.

Menurut Sigit, sangat terbuka kesempatan bagi para siswa yang tengah menimba ilmu di skeolah saat ini untuk menjadi putra putri terbaik bangsa yang menjadi generasi yang memajukan negara di tahun 2045. “Saya ingin kalian sukses, mengikuti teladan tiga menteri di kabinet saat inisa dari alumni SMA8. Kalian adalah generasi rajawali emas berwatak tangguh dan kepribadian baik, berpikir positif, kreatif, inovatif,” ujar Sigit yang juga salah satu pimpinan di BUMN ini.

Sedangkan Ketua Panitia Edufair Forkes 2021, Nelly Margaretha mengatakan, tujuan Edufair part 2 untuk memberikan wawasan yang lebih luas untuk anak anak kelas 12 menjadi apapun yang mereka inginkan.

“Melalui Edufair ini para siswa, terutama klas 12, kami beri kesempatan luas untuk mengetahui, menggali, dan kemudian memilih bidang studi, fakultas, dan universitas , baik di dalam maupun di luar negeri,” papar Nelly Margaretha yang juga alumni SMAN 8 tahun 1990 itu. (kh)

About khairul habiba

Bekerja di Harian Pelita sejak tahun 1986, mulai dari wartawan hingga redaktur politik dan terakhir sebagai redaktur senior. Sekarang sebagai Redaktur Ahli di Koranpelita.com

Check Also

Membahas Lebih Dalam Manfaat Serta Bahaya Penggunaan Sedotan Plastik

Oleh: Helda Novita Indah Siburian, *Penulis, Mahasiswa Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *