Masyarakat Kulon Progo Antusias Ikut NGOPI

Hanya dalam satu hari, peserta webinar, NGOPI alias ngobrolin insprasi, sudah mendekati target awal. Semula, hanya 75 orang warga Kulon Progo yang bisa ditampung dalam diskusi virtual ini, tapi antusiasme masih sangat tinggi. 

“Sebenarnya kita memang tidak ingin mengundang banyak warga dulu. Nanti di episode kedua baru kita agendakan yang lebih meriah. NGOPI ini memang akan menjadi forum dua mingguan, yang menampilkan banyak tokoh Kulon Progo. Beliau-beliau akan berbagi cerita, sharing ilmu dan pengalaman, untuk menemukan inspirasi-inspirasi yang maslahat buat semua,” jelas Sutrisno Yulianto, STP, MM, C.NLP salah satu pengagas Ngobrolin Inspirasi.

Ngobrolin inspirasi dengan tiga tokoh Kulon Progo ini, akan digelar pada hari Sabtu atau Malam Minggu besok, 25 Juli 2020. Waktunya dari jam tujuh malam sampai Sembilan tiga puluh malam. “Pasti menarik, karena ini akan menjadi diskusi antar generasi,” tambah Mbah Yatno, sesepuh Kulon Progo di Jabodetabek (KPDJ) yang ikut merancang NGOPI.

Benar kata Mbah Yatno Alimonsa. Sebagia pendaftar memang dari kalangan muda. Mereka sangat ingin mendengar inspirasi-inspirasi dari tokoh senior Kulon Progo di Jakarta. Digelar lewat aplikasi zoom, ini akan menjadi forum diskusi masyarakat perantau Kulon Progo dalam menemukan ide-ide mencerahkan.

“Forum diskusi ini, berusaha dbuat tanpa embel-embel organisasi. Kita lepaskan semua jaket organisasi, agar silaturahmi bisa lebih luas,” tegas Irwan,  Founder Kabarno.com dan Koranpelita.com.

Penggagas NGOPI lainnya, Mas Tommy yang seorang pengusaha property, berharap forum ini bisa memunculkan ide-ide solutif di tengah pandemi Covid 19.”Tujuannya, menjalin silaturahmi para perantau asal Kulon Progo di Jabodetabek. Juga untuk membangun kepedulian terhadap permasalahan-permasalahan yang sedang terjadi dan membantu mencari solusi,” terangnya.

Acara NGOPI ini akan diadakan secara rutin minimal setiap dua pekan sekali dengan topik yang disesuaikan kebutuhan para anggota NGOPI.

“Tiga tokoh ini memiliki pencapaian yang cukup tinggi. Ada Prof Bedjo Sujanto, piyayi Kalibiru, Kokap yang pernah Rektor Universitas Negeri Jakarta. Lalu ada Pak Sumardjono, Direktur Perencanaan Strategis & Teknologi Informasi BPJS Ketenagakerjaan yang asli Nganjir, Hargorejo, Kokap. Serta Pak Agus Riyanto, yang merupakan Sekretaris Yayasan Masjid PB Soedirman Cabang Bekasi.Acara ini akan dipandu oleh Sutrisno Yulianto yang selama pandemi ini, setiap hari menggelar webinar,” tambah Mbah Ali.(kib)

 

About dwidjo -

Check Also

UMKM Akan Jadi Prioritas Utama Kadin

Rapat Kadin Kab. Magelang Jelang Pelantikan Magelang, Koranpelita.com Rapat persiapan pelantikan Kadin kabupaten Magelang untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *