Data Covid-19

Tambun Selatan Membaik dari Zona Merah Covid-19

Bekasi, koranpelita.com – Kasus positif Covid-19 di zona merah Kecamatan Tambun Selatan tersisa 5 orang. Dari 10 desa/kelurahan di Tambun Selatan, sebaran kasus positif saat ini tersisa di 3 desa, yakni 2 kasus di Desa Mekarsari, 2 kasus di Desa Mangunjaya dan 1 kasus di Desa Lambangsari.

Sebelumnya tercatat ada sekitar 75 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Tambun Selatan. Dari jumlah tersebut, 62 orang sudah dinyatakan sembuh, 8 meninggal dunia dan saat ini tersisa 5 orang positif aktif. Di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kota Bekasi itu saat ini masih tercatat ada 12 kasus PDP, 6 orang ODP dan 24 orang tanpa gejala (OTG).

Data terbaru di website resmi Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, pikokabsi.bekasikab.go.id, Minggu  (21/06/20) pkl.20.00 WIB, jumlah kasus positif aktif di Kabupaten Bekasi tersisa 14 orang, dengan rincian 4 orang dirawat di rumah sakit dan 10 isolasi mandiri.

Sebaran kasus positif tersisa di 8 kecamatan, yakni Tambun Selatan 5 orang, Setu 2, Babelan 2, Cibitung 1, Karangbahagia 1, Cikarang Timur 1, Tambun Utara 1 dan Tarumajaya 1 kasus.

Untuk jumlah PDP sebanyak 64 orang dalam pengawasan, ODP sebanyak 113 dalam pemantauan, OTG sebanyak 189 orang dan 20 orang meninggal dunia.

Saat ini tercatat ada 15 kecamatan di Kabupaten Bekasi yang sudah bersih dari kasus positif, yakni Kecamatan Bojongmangu, Tambelang, Sukawangi dan Muaragembong, Cabangbungin, Cibarusah, Cikarang Selatan, Cikarang Pusat, Cikarang Barat, Cikarang Utara, Kedungwaringin, Pebayuran, Serang Baru, Sukakarya dan Sukatani.

Data pikokabsi juga mencatat, sejak 12 Juni sampai 21 Juni 2020 atau selama 10 hari berturut-turut, tidak ada tambahan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

Sementara itu trend kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Bekasi juga terus bergerak naik. Dari 238 angka terkonfirmasi positif, sebanyak 204 orang sudah dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah mengajak masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan agar angka kasus positif tidak kembali naik.

“Kita harus bersama menguatkan kebiasaan baru, dengan memakai masker, rajin cuci tangan, tidak berkerumun, olahraga teratur dan konsumsi makanan bergizi,” ucapnya. (ane)

About dwidjo -

Check Also

Peringati Hari Disabilitas, NU Care Bantu Difabel di Jakarta

Jakarta, Koranpelita.com Di tengah pandemi, NU Care-LAZISNU terus bergerak membantu warga. Memperingati Hari Disabilitas Internasional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *