LMPP Mengkutuk Keras Kapal Cina Yang Membuang Nelayan WNI Ke Laut

Jakarta. koranpelita.com

Berita viral dugaan perbudakan dan eksploitasi manusia kembali menimpa ABK( Anak Buah Kapal) WNI yang bekerja di kapal nelayan berbendera Cina.

Didapat dua WNI dilarung dilaut lepas hal ini menjadi perhatian dunia khususnya Indonesia. Tak pelak peristiwa tragis 6 Mei 2020 tersebut mendapat respon dari Laskar merah Putih Perjuangan (LMPP).

Menurut Sekjen LMPP, Ade Muhamad Nur,SH.MH perbuatan tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja karena sudah melanggar HAM dan melanggar hukum.

“Saya mengutuk keras peristiwa tersebut.Jika perlu akan mendemo Kedubes China di Jakarta,” ujar Ade Muhamad Nur, SH,MH yang juga pendiri LMPP ketika dihubungi KORANPELITA.COM, di Jakarta, Kamis (07/05/2020).

Menurut Ade jenazah WNI yang dibuang kelaut merupakan tragedi kemanusian pemerintah harus segera membawanya ke Indonesia untuk dikebumikan sesuai dengan regulasi hukum laut.

“Ini tragedi kemanusian yang selama ini tidak pernah mengemuka dan jangan sampai terulang kembali bagi warga WNI yang bekerja di kapal asing,”terangnya.

Seperti diketahui Pemerintah Indonesia melalui Menlu, Retno Marsudi meminta bantuan kepada Pemerintah Cina untuk menyelidiki dugaan eksploitasi terhadap ABK Indonesia.(han)

About redaksi

Check Also

PN Semarang Eksekusi 40 Ruko di Pertokoan Central Jurnatan Semarang

– Sebagai Tindak Lanjut Gugatan PT KAI (Persero) Semarang, koranpelita.com Pengadilan Negeri Semarang melakukan eksekusi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca