Bangunan Liar Sekitar Perempatan Jl.Pengapon & Jl.Ronggowarsito Ditertibkan

Semarang,Koranpelita.com.

Meski bulan puasa tidak ada halangan bagi Tim Penertiban KAI Daop 4 Semarang dalam melakukan penertiban. Dengan konsisten petugas tersebut, tetap melakukan tugasnya dalam menjaga Aset-aset PT KAI di wilayahnya, di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Sebanyak 13 Bangunan Liar (Bangli) yang terletak dipinggiran jalan Ronggowarsito dan jalan Pengapon, Kelurahan Tanjung Emas Kecamatan Semarang Utara, yang masih merupakan lahan Aset PT KAI Daop 4 ditertibkan hari ini Rabu (6/5/2020), dengan melibatkan bantuan dari aparat Kepolisian dan Koramil setempat.

“Lahan tersebut adalah bagian dari halaman Ex. Kantor Inspeksi 7 dan Balai Yasa Pengapon di masa lalu, dan di era yang lebih lama lagi digunakan sebagai kantor NV. Semarang – Joana Stoomtram, tentu saja merupakan bangunan cagar budaya yang harus dilindungi,”ungkap manager Humas KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro dalam releasenya yang dikitimkan kepada awak media di Semarang.

Menurutnya, bdengan ditertibkannya lahan Aset PT KAI seluas 253,8 m2 ini, karena digunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab sebagai tempat usaha yang tidak berkontrak dan mengganggu keindahan tata kota Semarang.

“Tempat tersebut antara lain digunakan sebagai warung makan, bengkel, dan tempat rosok. Hal ini tentu saja pemandangan yang kurang sedap, mengingat lahan Aset di Jl.Pengapon tersebut akan digunakan / dibangun sebagai tempat yang lebih bermanfaat oleh PT KAI,”ujarnya.

Ia menambahkan, aset lahan Tanah itu setelah ditertibkan, lahan tersebut akan di pagar terlebih dahulu supaya aman menjaga batas Aset PT KAI.

” Hingga kini lahan aset milik KAI Daop 4 yang didirikan bangunan oleh orang yang tidak bertanggungjawab jumlahnya cukup banyak. Namun kebanyakan mereka tidak ijin lebih dulu,” ujarnya.(sup)

About redaksi

Check Also

Percepat Penanganan Banjir dan Penataan Kawasan Permukiman, Pemkot Semarang Buat Sistem Terintegrasi

SEMARANG,KORANPELITA – Pemerintah Kota Semarang berupaya melakukan percepatan penanganan banjir, penataan kawasan permukiman, penanganan sampah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca