SDN 3 Banda Sakti Bagikan Sembako dari Infaq Siswa

Lhokseumawe-Koranpelita.com

Siswa-siswi fakir miskin yang bersekolah di SD Negeri 3 Banda Sakti, Kota Lhokseumawe menerima bantuan sembako dampak Covid-19 di halaman sekolah setempat. Selasa (21/4/2020) Pukul 10.30 Wib

Bantuan tersebut bersumber dari Infaq Siswa yang dikumpulkan setiap Hari Jum’at, setelah siswa melakukan pembacaan Yasin secara berjamaah.

Kegiatan bagi sembako merupakan bentuk kepedulian sekolah dan para siswa ikut serta membantu Pemerintah dari dampak musibah virus corona yang melanda masyarakat.

Kegiatan tersebut ikut di hadiri oleh Walimurid/Orangtua Siswa, Komite Sekolah, Pengawas Sekolah, Pimpinan Klinik Vinca Rosea, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe.

“Sekolah lain belum ada yang memberikan bantuan sembako kepada peserta didiknya. Apa yang dilakukan SD Negeri 3 Banda Sakti ini semoga bisa menjadi contoh untuk sekolah yang lain yang ada disekitarnya”. Ujar Drs. Nasruddin, MM. selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe.

Nasruddin melanjutkan, tentunya bantuan ini bisa disalurkan berkat kerjasama yang baik dari Bapak/Ibu guru, serta didukung oleh Ibu Kepala Sekolah.

Kepala Sekolah SD Negeri 3 Banda Sakti, Nursiah, S.Ag, M.Pd menjelaskan “Bantuan yang kami berikan dikhususkan untuk siswa yang kurang mampu disekolah, siswa fakir miskin, dan yatim piatu. Yaitu sebanyak 112 orang”.

Sedangkan ada 60 paket yang lain akan kami berikan kepada guru honorer, dan masyarakat kurang mampu yang ada di lingkungan sekitar sekolah.

Adapun bantuan sembako yang kami berikan berupa 1 sak beras, sirup, gula, minyak makan, dan kurma untuk mereka berbuka puasa.

Nursiah melanjutkan, bantuan sembako sumber dananya dari program latihan pendidikan karakter yang sudah lama menjadi tradisi terhadap siswa SD Negeri 3 Banda Sakti, jadi setiap Hari Jum’at siswa diajarkan berinfaq seikhlasnya tanpa paksaan.

“Alhamdulillah hasil tabungan infaq siswa dan para guru membuat kami pihak sekolah berinisiatif untuk membantu meringankan beban siswa yang hidup dibawah garis kemiskinan akibat covid-19. Semoga apa yang sudah kami berikan bisa menjadi manfaat untuk mereka semua”. Pungkasnya (Mrz)

About dwidjo -

Check Also

Pendampingan Pembelajaran RADEC Secara Daring Dan Luring

Jakarta, Koranpelita.com Pembelajaran perlu disesuaikan dengan era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Dalam era …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *