Gercin Apresiasi Gubernur Jabar Kucurkan Rp 16,2 Triliun Tangani COVID – 19

Jakarta, Koranpelita.com

Gubernur Jawa Barat Dr. H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D akan mengkucurkan Rp 16,2 Triliun buat tangani COVID – 19, hal ini adalah merupakan sebuah prestasi yang sangat luar biasa karena jumlah sumbangan yang paling tinggi.

Hal ini mendapat apresiasi dari Ketua umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat Cinta Indonesia ( DPN Gercin ), Hendrik Yance Udam menurutnya agar supaya pengunaan dana tersebut dapat di lakukan dengan transparan dan dapat di pertanggungjawabkan serta dapat dirasahkan oleh masyarakat yang berdampak COVID – 19.

“Kerja – kerja cepat dan cerdas yang di lakukan oleh Gubernur provinsi jawa barat harus di dukung oleh steakholder dan rakyat yang ada di provinsi jawa barat ,”ujar Hendrik Yance Udam (HYU) kepada sejumlah media termasuk KORANPELITA.COM, di Jakarta, selasa (07/04/2020).

HYU juga meminta kepada ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Rakyat Cinta Indonesia ( DPD Gercin ) Provinsi Jawa Barat dana jajaranya untuk kiranya dapat berkerja sama sebagai mitra strategis pemerintah daerah, guna melakukan pendataan warga yang berdampak COVID – 19.

“Di laporkan ke pemerintah setempat serta juga melakukan pengawasan dalam pengunaan dana penanganan dampak COVID – 19 di provinsi jawa barat yang begitu besar,”tegasnya.

Pria breoak asli papua ini juga berharap agar supaya pengunaan dana tersebut dapat di lakukan dengan transparan dan dapat di pertanggungjawabkan serta dapat dirasahkan oleh masyarakat yang berdampak COVID – 19

Sebelumnya seperti di lansir dari liputan6.com mengatakan bahwa,” Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyatakan total anggaran yang dikucurkan untuk penanganan ekonomi terdampak Virus Corona atau COVID-19 di Jawa Barat sebesar Rp 16,2 triliun.
Angka ini terdiri dari Rp 3,2 triliun berupa bantuan tunai dan pangan, Rp 13 triliun bantuan proyek padat karya kepada masyarakat.

Menurut dia anggaran sebesar Rp 3,2 triliun bantuan tunai dan pangan dikucurkan langsung dari anggaran milik pemeritah provinsi. Sedangkan sisanya dibantu 27 pemerintah daerah yang ada di Jawa Barat.

“Sebagian kota dan kabupaten saya apresiasi, mereka berniat untuk menambahi kekurangan – kekurangan jika memungkinkan. Nah, Rp 500 ribu yang akan kami hadirkan secepatnya kalau lancar,” terangnya.

Masih menurut Ridwan pemerintah masih dalam proses pendataan. Dari data itu, kemudian akan dikeluarkan Surat Keputusan (SK) walikota dan bupati.(han)

About dwidjo -

Check Also

Gubernur, KPU dan Bawaslu, Bahas Kondisi Darurat Pandemi dan Merapi

Semarang,Koranpelita.com Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menggelar rapat koordinasi tentang penyelenggaraan Pilkada Serentak, 9 Desember …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *