Perantau Jateng Diminta Tak Mudik 

Perantau Jateng Diminta Tak Mudik

Semarang,Koranpelita.com
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta warga perantaun dari Jawa Tengah yang berada di Jakarta, supaya tidak kembali ke kampung halaman terlebih dahulu yang bisa menularkan covid – 19 anak, isteri, keluarga maupun tentangga.

“Dalam situasi seperti ini tak usah mudik dulu dan yang dari sini tidak usah menengok dulu,” kata Ganjar di Semarang, Jumat (27/3/2020).

Menurut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebagai gantinya untuk mengurangi rasa jangan, para perantau bisa memanfaatkan teknologi untuk tetap bersilaturrahmi, seperti menggunakan video call.

” Jika sudah ada yang terlanjur mudik, Ketua RT harus ikut mengingatkan agar yang bersangkutan melakukan screening kesehatan, ,” ujarnya.

Ganjar juga mengungkapkan, saat ini mulai ada Perantaun dari Jateng yang sudah kembali ke kampung halaman. Setidaknya, telah ada 80 bus membawa 1776 penumpang dari Jakarta ke Jepara. Bahkan terjadi peningkatan penumpang dari Jabodetabek yang turun di terminal terminal di Jateng. Misalnya pada 22 Maret di terminal Bulupitu Purwokerto ada 2.323 penumpang turun dan di terminal Giro Adipura Wonogiri ada 2.625 penumpang.

Situasi yang sama juga terjadi di terminal Cepu, Pemalang, Kebumen, Wonosobo, Cilacap dan Kota lainnya.

“Para Perantaun itu harus di data kesehatan nya ketika masuk Jateng. Oleh karena itu, saya usul ketika keluarga dari Jakarta, dari Jabar ada kerjasama untuk mencatat kondisi masing-masing,” Pinta gubernur.

Selain itu, Ganjar meminta bupati/walikota lebih tegas dan ketat dalam menerapkan protokol kesehatan kepada para Perantaun yang ke kembali ke Jateng.

” Jadi data setiap Perantaun yang pulang cek kesehatan dan supaya di pantauan terus. Protokol yang sama juga harus diterapkan di level desa, bahkan RT dan RW,” ujarnya. (sup)

About dwidjo -

Check Also

Gubernur, KPU dan Bawaslu, Bahas Kondisi Darurat Pandemi dan Merapi

Semarang,Koranpelita.com Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menggelar rapat koordinasi tentang penyelenggaraan Pilkada Serentak, 9 Desember …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *