Dewi Aryani Minta Pemerintah dan MUI Keluarkan Tatacara Pemulasaraan Jenazah Pasien Corona

Jakarta, Koranoelita.com

Anggota Komisi IX DPR RI Dewi Aryani meminta pemerintah segera mengeluarkan aturan terkait pemulasaaran atau penanganan/perawatan jenazah yang meninggal akibat virus corona, muali dari memandikan dan mengafankan.

Hal itu sangat penting dan mendesak untuk diketahui dan direalisasikan, karena pasien yang meninggal terus meningkat. Sejauh ini, pasien yang meninggal akibat virus corona tercatat sudah mencapai 25 orang.

“Ganasnya virus Covid-19 sangat berbahaya jika pasien yang meninggal tidak di rawat dengan baik dan sesuai tatacara yang benar. Pemerintah perlu segera mengeluarkan aturan tentang tata cara merawat jenazahnya,” kata Dewi dalam keterangan persnya, Jumat (20/03/2020).

Dear, sapaan akrab Dewi, meminta agar pemerintah segera berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemuka agama lainnya. Sebab, pasien corona yang meninggal sangat rentan menularkan virus kepada para pemulasara/perawat jenazah.

“Bagi yang beragama lainnya dapat di sesuaikan dengan aturan yang dikeluarkan oleh Menteri Agama dan yang penting harus aman bagi masyarakat lainnya termasuk yang bertugas merawat jenazah apakah harus juga menggunakan APD (Alat Perlindungan Diri) mengingat penyebaran virusnya begitu cepat terutama jika bersentuhan dengan jenazah,” terang legislator PDI Perjuangan tersebut.

Wakil rakyat dari Dapil Jawa Tengah IX itu meminta agar pemerintah pusat dan daerah juga tidak melupakan aspek keselamatan para perawat dan tenaga medis, khususnya yang berkaitan dengan perawatan jenazah.

“Saat semua sibuk mengantisipasi pengendalian penyebaran virus mohon pemerintah juga tidak mengabaikan soal perawatan jenazah ini,” pungkas Dear.(kh)

About khairul habiba

Bekerja di Harian Pelita sejak tahun 1986, mulai dari wartawan hingga redaktur politik dan terakhir sebagai redaktur senior. Sekarang sebagai Redaktur Ahli di Koranpelita.com

Check Also

PT. IWMS Kelola Limbah Pabrik Berkedok “Bank Sampah”

BEKASI, koranpelita.com – Pemerhati Lingkungan Hidup di Kabupaten Bekasi, Asep Saipul Anwar, mengkritisi hasil rapat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *