LPNU Mustika Jaya Menggoncang Bekasi

Bekasi, Koranpelita.com

Meski diawali guyuran hujan yang sangat deras di pagi harinya, akhirnya Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) berhasil menuntaskan proyeknya menggelar Bazar Sembako Murah di halaman Kantor MWC NU Mustikajaya 1 Februari 2020. Acara ini diselenggarakan untuk Merayakan Hari Lahir (Harlah NU) ke-94.

Masyarakat dari seantero kec.Mustikajaya datang berduyun-duyun untuk mendapatkan kesempatan membeli Sembako Murah sekaligus bersua dengan Artis yaitu Ciripa dan Ustadz Faiz MNC TV.

Selain menjual produk2 sembako seperti Beras,Gula, Telur, Minyak Goreng, LPG, Bazar ini juga dihadiri perusahaan kelas kakap sebagai vendor seperti Indofood, Indocafe, dan Mayora.

Produk langka yang dijual Ponpes Fattahilah berupa naged ikan lele, bukan naged ayam.

Rangkaian acara dimulai dengan pasukan Drum Band dari salah satu MI yang berwawasan Nahdlatul Ulama di
Bekasi. Lagu lagu kebanggaan nahdliyin dikumandangkan. Ada Yalal Wathon, Mars Banser, dan lagu beserta sholawat yang lain.

Acara tersebut juga di dukung penuh oleh segenap jajaran pengurus MWC NU Mustikajaya. Sejak dari Mustashar, Rois Suriah, Ketua Tanfidz, sampai Banom seperti Anshor-Banser, Fatayat dan Muslimatnya bersatu kompak bekerja bersama. Santri2 dari pondok Pesantren Fatahillah di bawah asuhan Kyai Iftah Siddiq di kerahkan all out untuk membantu kelancaran jalannya acara. Bahkan santri2 ini sampai harus berbasah kuyub karena menerjang gerimis yang mewarnai jalannya acara.

Penjualan yang dilakukan oleh ibu-ibu Muslimat dan kader muda Fatayat berjalan begitu lancar dengan keramahan dan kecentilannya mereka.Didukung sigapnya Penyediaan barang oleh Banser, Santri Fatahilah, dan Kader2 NU yang memang tidak kenal lelah, meracik perhelatan ini laksana irama symmphony yang enak untuk dinikmati.

Produk sexy seperti minyak goreng kata bapak Budi sofian sebagai ketua penyelenggara langsung dalam hitungan menit ludes terjual diikut gula pasir. Bahkan sampai acara ditutup masyarakat sekitar masih berduyun duyun datang ke tempat acara untuk memburu produk-produk yang masih ada yaitu telor, Gas dan beras yang pada akhirnya bisa dibilang ludes terjual semua. Bahkan kalo panitia bersedia melayani malam itu juga pasti habis. Tetapi karena banyak yang ada kegiatan pengajian, mereka yg masih pingin memburu produk yg masih ada diharap datang pagi-pagi dengan catatan produk masih tersisa.

Ada kesan bangga dari pengurus NU. Ada kesan sangat membantu bagi para pengunjung. Ada kesan puas bahkan titik air mata haru bagi panitia. Kesan kaget beserta senang dan terima kasih datang dari para vendor. Buat para vendor baru kali ini ada event yang mengakrabkan begitu dekat antara vendor dan panitia, termasuk bisa makan n duduk bareng dalam nuansa guyon dan bercanda melepas penat di dalam kantor MWC NU.

Luar biasa, ini kesan penulis.Inilah awal event yang bisa menyatukan pengurus dan Nader NU Mustikajaya. Itulah acara yang bisa mengumpulkan nahdliyin yang terserak dan tidak tahu dimana rumah besarnya. Kegiatan yang bisa membuat mata semua orang bahwa NU benar2 menebar lslam yang rahmatan lil alamin. NU hidup tidak hanya untuk NU, tidak hanya untuk lslam, tapi juga untuk umat lain. Pagi ini warga Bekasi dibukakan matanya bahwa di Mustikajaya nahdliyin bisa bersatu dan bisa eksis. Perlu duicatat, dicatat juga bahwa Bekasi khususnya Mustikajaya bukan daerah merah yang didominasi kaum Intoleran yang meresahkan umat dan mencoreng Islam damai.(SKM)

About redaksi

Check Also

Bamsoet Berharap Kabinet Baru Pemerintahan Prabowo-Gibran Diisi Figur Kompeten

JAKARTA,KORANPELITA – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar menegaskan, pentingnya figur kabinet …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca