Sekolah Hati di Pesantren Miniatur Madinah Bikin Suami Istri Murah Senyum

Bogor,  Koranpelita.com

Ada yang unik di Pondok Pesantren Minatur Madinah Al Amien Bojonggede Bogor Jawa Barat, yakni dibukanya sekolah hati.

Sekolah Hati adalah sekolah yang memfokuskan pada pensucian hati dari hasad, dengki, rakus, ujub dan perilaku buruk lainnya yang mengotori hati sehingga berakibat pada terjangkitnya penyakit di luar hati seperti stres, diabetes, stroke dan penyakit fisik lainnya.

Penyakit semacam ini makin banyak terjadi sejalan dengan tuntutan hidup yang memburu materi, tapi lupa diri. Jiwa menjadi kosong dan hidup kemrungsung.

Sekolah Hati ini secara resmi dibuka bersamaan dengan Gebyar Muharam 1441 H pada Ahad 15 September 2019 di Pesantren Miniatur Madinah Bojonggede Bogor. Peristiwa ini bersamaan dengan pemberian satunan paket sekolah kepada anak yatim piatu serta paket sembako kepada para janda dan duafa.

Pimpinan Pesantren Minatur Madinah Ustadz Amin Suradillaga menjelaskan, selama ini sekolah hati digelar di sejumlah tempat. Pesertanya luar biasa banyak. Di Purwokerto misalnya sekolah hati digelar beberapa kali dan mendapat sambutan luar biasa. Di Bogor belum lama ini pesertanya mencapai 370 orang.

Menurut Uatadz Amin, kunci penyembuhan penyakit hati adalah sabar, banyak tersenyum dan ikhlas.

Padaa awalnya penyembuhannya sulit, namun jika tahu kuncinya, maka penyakit hati akan sembuh dan para istri disayang suami, para suami saling menyayangi istri. Mereka bisa tersenyum bahagia. Sekolah hati akan dibuka setiap bulan buat para ibu dan bapak yang memiliki persoalan keluarga.

Bagi Pesantren Miniatur Madinah Sekolah Hati merupakan salah satu cara yang sedang dikembangkan pesantren ini, yakni pada poin “merahmati sesama”. Ini merupakan konsep saling mengasihi dan menjadikan setiap insan muslim kehadirannya bermanfaat buat orang lain. (fur).

About dwidjo -

Check Also

Di Balik Kritikan Pejabat PBB atas Perubahan Hukuman Mati Pembunuh Jamal Kashogie

Oleh Dasman Djamaluddin Pengadilan Arab Saudi pada Senin, 7 Sepetember 2020, menjatuhkan vonis tujuh sampai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *