Tokoh Kalsel: Gusti Iskandar, Masyarakat Titip Harapan Besar ke Dewan

Banjarmasin, Koranpelita.com

Kemeriahan pelantikan wakil rakyat dengan mendudukan wajah baru usai sudah. Kemudian, harapan besar yang dititipkan oleh masyarakat untuk meningkatkan segenap aspek pembangunan di daerah kepada 55 anggota DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), tentunya harus jadi prioritas utama dalam kinerja dewan kedepan.

Sehingga masyarakat tidak menjadi kecewa karena harapan yang dititipkan masyarakat dapat diwujudkan nantinya.

” Bagi kita sebagai masyarakat Kalsel, menitipkan harapan besar kepada wajah-wajah baru ini. Tentunya dengan harapan baru pula” ujar salah satu tokoh Kalsel, H Gusti Iskandar Alamsyah Sukma, kepada wartawan, usai menghadiri pelantikan anggota DPRD Kalsel, di Banjarmasin, Senin (9/9/2019).

Salahsatu hal utama lanjut dia, bagaimana cara mensinergikan kepentingan daerah terutama dalam memberikan percepatan kepentingan pembangunan untuk kesejahteraan khususnya masyarakat Kalsel.

Secara khusus, Gusti Iskandar menggarisbawahi, bahwa rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur, menjadi momentum teramat penting untuk disikapi oleh legislatif bersama pemerintah daerah.

Sebab, Kalsel sebagai daerah penyangga, tentunya juga harus mempersiapkan segala-galanya karena dampak multiplier effect pasti akan terjadi seperti saat ini, Ibu kota berada di Jakarta. maka yang menerima manfaatnya juga daerah Jawa Barat, Jabotabek dan kawasan sekitarnya.
Dari itu, Kalsel sebagai daerah penyangga, tentu harus bersiap, baik infrastruktur dan kelancaran aksesbilitas infrastruktur maupun sarana prasarana berkelas nasional.

” Momentum ibu kota di Kaltim ini, harus menjadi salahsatu visi yang harus dipikirkan serius oleh anggota DPRD nanti,” tegas Gusti Iskandar.

Selain itu imbuh dia, posisi segitiga emas antara Kalimantan Timur dan Kalsel memiliki catatan arus prekonomian terbesar hingga kini dibanding dengan provinsi lain di Kalimantan. Dengan fakta diatas, maka Kalsel harus cepat berbenah diri, seperti yang sudah mulai dirintis, yaitu pembangunan jalan bebas hambatan, Banjarbaru-Batulicin.

Begitu pula, kawasan lintas Banua Anam yang sudah mulai kurang lancar, maka saatnya dipikirkan guna mencari solusi dengan cara membuka jejaring jalan baru sebagai alternatif kendala, sekaligus mempersiapkan diri menyongsong perubahan yang terjadi.

” Ini salahsatu tugas dewan yang baru, nanti bagaimana memikirkan sinergi kepentingan nasional yang ada di Kaltim dengan kepentingan didaerah,” tegas lagi.

Karena lanjut dia lagi, kondisi ini pula salahsatu pembeda bagi dewan yang lama dengan yang baru yang dituntut harus cermat mengikuti dinamika perubahan dan pergeseran yang cepat guna diakselerasi.

“Jangan terlena dengan situasi kedaerahan semata, tapi daerah harus pula mengikuti perkembangan kepentingan nasional,” pungkas Gusti Iskandar yang juga mantan anggota DPR RI dua periode itu (Ipik)

About dwidjo -

Check Also

Bupati  Musi Rawas Berikan Alat Bantu Peningkatan Produksi UMKM

Musi Rawas, Koranpelita.com Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan (H2G) didampingi Ketua TP PKK Mura …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *