Festival Condet, Lestarikan Budaya Betawi yang Hampir Punah

Jakarta, Koranpelita.com

Festival budaya betawi digelar di kawasan Jalan Raya Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur selama dua hari,  27 Juli hingga Ahad  2019  malam.

Sebanyak 500 tenda pelaku ekonomi terlibat mengkuti ayang Festival, begitu pula antusias warga Condet turut berpartisipasi dalam acara tersebut dengan menggelar berbagai macam dagangan dan kuliner.

Festival dibuka dengan pembacaan surat yasin, zikir, tahlil dan pembacaan rawi (Riwayat Nabi Muhammad SAW) dipimpin oleh para ulama, habaib, kyai dan dihadiri oleh para undangan serta warga yang ingin melihat acara pembukaan Festival.

Di panggung utama Pawai budaya mengiringi acara pembukaan dengan menampilkan berbagai atraksi seni tari dari masing-masing peserta pawai di depan panggung secara bergantian.

Festival yang diadakan untuk yang Ke-4 ini, terdapat 4 panggung. Pertama, panggung budaya, dimana akan digelar berbagai budaya Betawi. Kedua, panggung Religi, sebagai mana diketahui Condet sangat kental dengan nuansa keagamaan khususnya Islam. Ketiga, panggung kreatif tempat anak-anak muda diberi kesempatan untuk menampilkan kreasinya atawe kebisaannya.

Keempat, panggung  Silat, dimana di Condet banyak terdapat perguruan-perguruan silat betawi misalnya perguruan Pencak Silat Muara Condet.

Ketua Yayasan Cagar Budaya Betawi Condet, Bang Iwan, saat diwawancarai wartawan mengatakan, pemerintah, baik pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat, agar lebih memperhatikan budaya Betawi Condet yang menurut bang Iwan keberadaan budaya Betawi Condet sudah hampir punah.”Harapan saya kepada pemerintah, baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat, agar lebih memperhatikan budaya Betawi Condet yang sudah jelas ada SK-nya, tahun 74 Tentang Cagar Budaya Condet dan SK 75 Tentang Cagar Buah-buahan asli Condet yang hampir punah. Inilah bukti kami dengan mengadakan Festival condet. Pemerintah harus faham, jangan main-main dengan budaya,” ungkap bang Iwan.
Festival akan berlangsung selama 2 hari Sabtu hingga minggu malam, pada hari itu kendaraan tidak bisa melewati Jalan Raya Condet mulai dari Jalan Buluh hingga karena digunakan untuk acara Festival ini. (Abdul Syukur)

About dwidjo -

Check Also

LAMI Apresiasi Polri Penangangkapan Oknum Perwira Kasus Narkoba

JAKARTA, koranpelita.com – Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) mengapresiasi polisi atas penangkapan oknum anggota Polda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *