Indonesia Butuh Banyak Bendungan

 

Karanganyar, Koranpelita.com

Ketika musim hujan air yang ada belum nisa ditampung dan kerika musim kemarau maaih banyak yg kekeringan.
Oleh sebab itu Indonesia membutuhkan banyak bendungan.

Denikian penegasan Presiden Jokowi, saat meresmikan Bendungan Gondang, Karanganyar, Jateng, Kamis (2/5).

Presiden Jokowi, mengatakan Indonesia masih membutuhkan pembangunan bendungan baru. “Saat ini sudah ada 231 bendungan dan kalau ditambah 49 bendungan baru yang kita bangun 2015-2019 baru memenuhi 20 persen kebutuhan irigasi yang ada sehingga jumlah bendungan perlu dikebut lagi sehingga presentase nya lebih besar,” jelas Presiden Jokowi.

Peresmian bendungan diiikuti penutupan saluran pengelak yang akan membendung aliran Sungai Garuda.

“Semoga Bendungan Gondang bisa bermanfaat mengairi sawah, pembangkit listrik, air baku, dan kedepan sangat bagus untuk destinasi wisata. Semoga ini memberikan dampak ekonomi yang baik bagi Kabupaten Karanganyar dan sekitarnya,” kata Presiden Jokowi.

Beroperasinya Bendungan akan mengairi sawah seluas 4.680 hektar. Harapannya mampu meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari 200 menjadi 270 per tahun. Dengan demikian produksi beras di Provinsi Jawa Tengah akan naik sehingga turut mendukung ketahanan pangan nasional.

Selain Bendungan Gondang, 7 bendungan lain yang dibangun Kementerian PUPR di Jawa Tengah yaitu Bendungan Logung (Kudus), Pidekso (Wonogiri) Bener (Purworejo), Jlantah (Karanganyar), Randugunting (Blora), Matenggeng (Cilacap) dan Jragung (Demak).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan dalam kurun waktu 2015-2019, Pemerintah menargetkan pembangunan 65 bendungan yang terdiri dari 49 bendungan baru dan 16 bendungan lanjutan.

Selain sebagai irigasi, manfaat lainnya adalah menjadi sumber air baku bagi Kabupaten Karanganyar dan Sragen masing-masing sebesar 100 liter/detik, mereduksi debit banjir sebesar 639,2 m3/detik.

Pembangunan Bendungan Gondang telah diinisiasi sejak tahun 2014 dengan anggaran Rp 762 miliar dengan kontraktor PT Waskita Karya. Adapun tipe bendungan berupa urugan random zona inti tegak, dengan panjang bendungan 604 meter, tinggi bendungan 71 meter, serta lebar puncak bendungan 71 meter.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo berkesempatan untuk meninjau Pohon Durian Matahari yang ditanam oleh Ibu Iriana Joko Widodo di area sabuk hijau seluas 20 hektare di Bendungan Gondang.

Pohon Durian yang ditanam merupakan bagian dari 300 bibit yang ditanam oleh Ibu Iriana Joko Widodo, Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan Ibu Kartika Basuki bersama anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) pada 21 Februari 2017 lalu. Saat ini pohon tersebut tumbuh mencapai ketinggian sekitar 4-5 meter. (oto)

About dwidjo -

Check Also

Sepasang Anak Badak Jawa Lahir Lagi di Taman Nasional Ujung Kulon

Jakarta, Koranpelita.com Akhir pekan ini koleksi Taman Nasional (TN) Ujung Kulon bertambah atas kelahiran sepasang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *