PP-IPTEK TMII Launcing Dua Wahana Baru

PP-IPTEK TMII Launcing Dua Wahana Baru
Jakarta, Koranpelita.com
Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Jumain Appe mewakili Menristekdikti bersama Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi Soetanto Soehodho membuka Indonesia Science Day (ISD) 2019 sekaligus meresmikan dua wahana baru di Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK) yang berlokasi dalam Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis(25/04/019).
ISD 2019 merupakan ajang open house karya inovasi teknologi bangsa Indonesia dan berbagai program edukasi sains Lembaga Litbang, Perguruan Tinggi, Sekolah, dan Komunitas Iptek yang dikemas dengan konsep edutainment, menghibur, dan dapat menginspirasi generasi muda dalam memajukan sains dan teknologi di Indonesia.
ISD 2019 mengangkat tema “Mendorong Terciptanya Sumber Daya Iptek Memasuki Era Industri 4.0” yang memamerkan produk-produk inovasi hasil karya anak bangsa untuk menumbuhkan motivasi para generasi muda di bidang Iptek dan menumbuhkan kebanggaan akan karya bangsanya sendiri.
Turut hadir dalam acara tersebut dari berbagai pimpinan instansi, perguruan tinggi, sekolah, maupun instansi lain yang selama ini telah berkontribusi pada pengembangan pendidikan Iptek generasi muda khususnya di galeri PP-IPTEK.
“Atas nama Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak, baik peneliti, pendidik, lembaga, Pemprov DKI, lembaga, universitas, dunia industri dan masyarakat yang ikut bekerja keras untuk memajukan Iptek di Indonesia. Mari kita bersama-sama mewujudkan Inovasi untuk menuju Indonesia Maju 2025,” kata Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Jumain Appe dalam sambutannya.
Direktur PP-IPTEK, M. Syachrial Annas menambahkan, PP-IPTEK dua wahana baru yang diresmikan menambah koleksi alat peraga yang diharapkan agar dapat memberi dampak jumlah pengunjung dan menambah keragaman wahana untuk mengikuti perkembangan sains dan teknologi masa kini yang serba digital.
Wahana baru yang pertama, yaitu Wahana Inovasi yang merupakan salah satu wahana peragaan sains di PP-IPTEK yang di dalamnya berisikan hasil-hasil produk inovasi teknologi karya anak bangsa Indonesia, memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya generasi muda Indonesia untuk mendapatkan pengetahuan dan pemahaman tentang teknologi yang telah dikembangkan oleh bangsa Indonesia.
Kedua, Wahana Digital World merupakan wahana bermain sambil belajar yang menyajikan alat peraga interaktif mengenai teknologi berbasis digital. Pengunjung dapat mengeksplorasi Iptek di bidang komputer, informasi, sistem informasi, serta aplikasinya. Teknologi digital telah berkembang dengan sangat pesat. Perkembangan teknologi digital mampu mengubah peradaban manusia menuju dunia tanpa batas dimana semua aspek kehidupan manusia akan selalu bergantung pada teknologi digital.
Peserta pameran ISD 2019 diikuti sebanyak 24 Instansi, 54 Perguruan Tinggi, dan 6 Sekolah Menengah Atas (SMA) yang memaerkan hasil karya masing-masing instansi. Selain itu, PP-IPTEK menjalin kerja sama dengan berbagai Instansi dan Perguruan Tinggi dalam mengadakan program edukasi sains lainnya seperti, Workshop Sains, Kompetisi Sains,Talkshow, Art and Science Performance akan ditampilkan dalam kegiatan ini.
Tidak ketinggalan pula berbagai kegiatan science interactive spesial khas PP-IPTEK, diantaranya Science Show, Sanggar Kerja Sains, Demonstrasi Roket Air, Demonstrasi Sains, Peneropongan Matahari, Puppet Show yang merupakan program sains reguler PP-IPTEK, dapat disaksikan dan dipraktekkan langsung oleh pengunjung selama kegiatan ISD 2019 berlangsung.
Syachrial berharap dengan terselenggaranya ISD 2019 dan promosi PP-IPTEK ke masyarakat melalui media pameran dan workshop akan membuka wawasan baru bagi PTN/PTS, Lembaga Litbang, dan Industri.
“ Artinya hasil karya mereka dibutuhkan oleh masyarakat umum, khususmya anak didik dapat terlibat dalam bidang sains, hingga terjadi interaksi antara pencipta dan penemu sains sehingga peran sains di masyarakat menjadi penting,” ujarnya.
Syachrial berharap penyelenggaraan ISD 2019, akan semakin memperluas promosi PP-IPTEK ke masyarakat melalui media pameran dan workshop di ISD 2019, membuka wawasan baru bagi PTN/PTS, Lembaga Litbang, Industri hasil karya mereka dibutuhkan oleh masyarakat umum, khususmya anak didik ada terlibat dalam bidang sains. (Vin)

 

About ervin nur astuti

Check Also

Bung Hatta dan Yamin Di Balik Berdirinya Universitas Andalas

Oleh Dasman Djamaluddin Universitas Andalas adalah sebuah perguruan tinggi negeri Indonesia yang terletak di Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *