BEDAH RUMAH- Satgas 741/GN  melaksanakan  program bedah rumah ke-6 dari 12 sasaran yang akan dicapai.(dispenad)

Satgas Yonif 741 Poles Rumah Lapuk Landelinus Jadi Layak Huni

TTU, Koranpelita.com

Guna mewujudkan impian landelinus Olin bersama 6 anggota keluarga yang tinggal dirumah sederhana dengan kondisi tiang-tiang penyangga banyak yang rapuh, Satgas 741/GN  merealisasikannya dengan program bedah rumah ke-6 dari 12 sasaran yang akan dicapai.

Hal ini dikatakan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 741/GN, Mayor Inf Hendra Saputra, dalam rilisnya, di Kabupaten TTU, NTT, Kamis (11/4).

Dansatgas mengungkapkan, upaya Satgas merenovasi rumah tidak layak huni bermula adanya informasi Ketua RT setempat  tentang adanya satu keluarga sejumlah 6 orang tinggal dalam satu rumah ukuran kurang lebih 4 m x 5 m, dengan kondisi tiang-tiang penyangga banyak yang sudah lapuk dan tidak layak lagi untuk dihuni.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, Danpos Aplal Letda Hermansyah beserta 2 orang anggotanya langsung mengecek kondisi rumah yang dimaksud,’’ ujarnya.

Setelah melihat kondisi rumah yang tidak layak huni tersebut, maka dibentuklah tim bedah rumah, terdiri dari 11 anggota dan dipimpin langsung oleh Danpos. Selanjutnya tim  memulai pembangunan rumah dengan menyiapkan  bahan material, kayu penyangga dan pembuatan batako.

“Selama 16 hari pengerjaan, akhirnya rumah baru seluas 5 m x 6 m dapat diselesaikan, kini bapak landelinus Olin beserta keluarga dapat tinggal dengan nyaman dirumahnya,’’ ucap Hendra.

Menurutnya sampai saat ini, Satgas telah merehab enam rumah tidak layak huni dari 12 sasaran yang ingin dicapai selama penugasan di daerah operasi.

“Tanpa mengabaikan tugas pokok sebagai satuan pengamanan perbatasan RI-RDTL, tujuan kami (Satgas) bertugas disini untuk membangun keluarga. Kesulitan yang dihadapi warga tentu kami rasakan dan telah menjadi tanggung jawab (kami) sebagai anak dari rakyat,” tegas Hendra.

“Semoga dengan kegiatan yang telah Satgas lakukan sampai saat ini, menjadikan penguat hubungan antara TNI dengan masyarakat sekitar, sehingga dengannya akan timbul kekuatan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah perbatasan ini,’’pungkasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Lasarus Thal mengungkapkan perasaannya saat menghadiri acara peresmian rumah baru keluarga landelinus Olin.

“Mewakili warga, saya ucapkan terima kasih atas kerjasamanya karena pembangunan rumah yang dilaksanakan sudah selesai dengan baik,’’ ujarnya.

“Ini merupakan salah satu peran Satgas untuk mengurangi keadaan kemiskinan di kecamatan Mutis khusunya desa Aplal, saya pesan kepada keluarga  pemilik rumah agar selalu bersyukur,’’  pungkasnya.(ay)

 

About ahmad yani

Check Also

113 Anggota Polri Dipecat Sepanjang Tahun 2020

Jakarta,  koranpelita.com Sebanyak 113 anggota Polri dipecat dari keanggotaan Bhayangkara akibat terlibat berbagai pelanggaran berat. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *