Dewan Kawal PPDB Hingga Rumah

 

Komisi IV Kawal PPDB SMA Banua Hingga ke Rumah

Banjarmasin, Koranpelita.com

Terbukanya peluang 50 persen bagi siswa/siswi miskin berprestasi yang berhasrat bersekolah di SMA Banua Bilingual Bording School, membuat Komisi IV DPRD Kalsel, berjanji akan turut mengawal ketat penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada sekolah tersebut.

Pengawalan tersebut akan dilakukan komisi membidangi pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan itu, melalui cara turut menvalidasi hingga ke rumah-rumah para calon siswa/siswa pelamar yang termasuk katagori miskin atau memiliki kartu miskin sesuai data terpadu di dinas sosial.

“ Nanti kita akan turut validasi ke rumah-rumah calon siswa untuk mencocokan pemegang kartu miskin dengan kondisi dirumahnya. Sebab, jika tidak divalidasi secara faktual bisa saja siswa tersebut memegang kartu miskin, tapi ternyata rumahnya bagus dan bukan keluarga miskin,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Yazidie Fauzy, dihubungi koranpelita.com Senin (18/3).

Berdasarkan penjelasan saat rapat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel, Senin pekan lalu, lanjut Yazidie, PPDB tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena jika tahun sebelumnya dilakukan melalui seleksi khusus kepada siswa/siswa berprestasi yang ada di 13 kabupaten/kota se Kalsel, tetapi tahun 2019 ini akan dilakukan dengan dua pola.

Pertama berdasarkan siswa mampu prestasi dengan passing grade 85.
Kedua berdasarkan prestasi dan tingkat kemiskinan dengan passing grade 80.
Adapun jumlah PPDB 2019, sebanyak 80 orang, dengan pembagian kesempatan 50:50 persen.

“ Kita ingin memberikan kesempatan bagi keluarga miskin berprestasi untuk dapat bersekolah di SMA Banua Boarding Scoll milik pemerinrah daerah yang berlokasi di kilometer 21 ini, kata dia Politisi PKB itu.

Yangmana lanjut dia, sekolah berbiaya gratis tersebut sudah terbukti keunggulannya, karena telah banyak jebolan yang melanjutkan sekolah ke tingkat nasional.

Begitu pula dengan aturan serta anggran yang dibutuhkan oleh sekolah yang seratus persen dibiayai oleh pemerintah daerah tersebut, Yazidei yang dikenal vokal tersebut akan terus mendukung langkah-langkah peningkatan bidang pendidikan di Kalsel, termasuk mengupayakan nalokasi anggaran yang dibutuhkan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Kalsel, HM Yusuf Effendie, membenarkan rencana PPDB yang akan dimulai pada bulan Juni-Juli mendatang.
Diapun mengatakan, tahun ini, memang akan memberikan peluang bagi masyarakat atau siswa/siswi dengan memadukan 50 persen golongan mampu berprestasi dan 50 lagi berprestasi tapi tidak mampu.

“ Kita akan berikan kesempatan, sesuai dengan syarat dan mekanisme yang ada untuk bisa sekolah di SMA Banua,” pungkasnya. (pik)

About dwidjo -

Check Also

Siswa SMK di Semarang Gelar Aksi Damai

Semarang,Koranpelita.com Puluhan siswa SMK di Semarang menggelar aksi damai, di depan Kantor Gubernur Jateng, Senin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *