MANFAATKAN LAHAN KOSONG-Anggota Jalasenastri Koarmada II memanfaatkan lahan kosong menjadi kebun sayuran dan obat herbal.penarmada II

Cara Anggota Jalasenastri Koarmada II Manfaatkan Lahan Kosong Flat 

Tidak hanya pandai dalam berorganisasi,  seorang anggota Jalasenastri juga memiliki ragam keterampilan maupun keahlian. Salah satunya lihai dalam memanfaatkan lahan kosong yang berada di sekitar rumah, menjadi kebun tanaman obat, maupun sayur mayur, dan buah-buahan.

Surabaya, Koranpelita.com-Hal tersebut sebagaimana terlihat saat Ketua Daerah Jalasenastri Koarmada II Ny. Dien Mintoro Yulianto meninjau flat-flat yang terletak di DBAL, Koarmada II pada Selasa (12/3).

Adapun flat-flat yang ditinjau oleh Ketua DJA II antara lain flat Satuan Kapal Ranjau (Satran),  Satuan Kapal Selam ( Satsel),  Satuan Kapal Bantu ( Satban),  Satuan Kapal Amfibi ( Satfib),  Satuan Kapal Eskorta (Satkor),  dan Satuan Kapal Patroli ( Satrol).

Dalam kesempatan tersebut,  Ny. Dien Mintoro Yulianto fokus terhadap kreativitas ibu-ibu Jalasenastri Koarmada II yang menghuni flat-flat tersebut, dalam memanfaatkan lahan kosong yang banyak terdapat disekitar lokasi flat.

Alhasil beberapa lahan berubah menjadi kebun tanaman obat keluarga seperti temulawak, kunyit, dan sebagainya. Adapula yang menyulap menjadi kebun sayur mayur dan buah seperti tomat, cabai, dan terong.

Ny. Dien Mintoro Yulianto mengungkapkan, bahwa kegiatan ini sebetulnya bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Pengurus Daerah Jalasenastri Koarmada dengan para anggota Jalasenastri Koarmada II yang bertempat tinggal di flat.

Namun lanjut istri dari Pangkoarmada II Laksda TNI Mintoro Yulianto , S. Sos,M.Si ini,  selain silaturahmi ada tujuan lain yang diembannya, yakni menggalakkan lahan -lahan kosong di sekitar rumah untuk ditanami tanaman obat, sayuran dan buah-buahan, serta kebersihan dan keindahan lingkungan.

“Senang rasanya melihat ketekunan dan keterampilan ibu-ibu Jalasenastri Koarmada II dalam mengolah lahan kosong menjadi taman, maupun kebun Toga,  atau sayur mayur dan buah-buahan. Terlebih mereka juga sudah bisa mengolah sampah kering dan basah menjadi kompos, yang bermanfaat sebagai pupuk tanaman “, terang Ny. Dien Mintoro Yulianto.(ay)

 

About dwidjo -

Check Also

Siswa Pusdikpomal Kodiklatal Gelar Lattek Apliklasi Hartib

Surabaya,  Koranpelita.com Guna mengaplikasikan ilmu dibidang Pemeliharan dan Ketertiban (hartib), Sebanyak 79 Siswa Korps Polisi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *