PATOK PERBATASAN- Tim Patroli Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 613/Rja berhasil mengungkap 371 Patok Perbatasan yang selama 42 tahun tidak pernah ditemukan sebelumnya (Blank Post Area).dispenad

Satgas Yonif R 613/Rja Temukan 371 Patok Batas Negara

Setelah menempuh satu bulan perjalanan patroli jalan kaki, Tim Patroli Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam (Rja) akhirnya berhasil mengungkap 371 Patok Perbatasan yang selama 42 tahun tidak pernah ditemukan sebelumnya (Blank Post Area).

Kalimantan Utara, Koranpelita.com-Penemuan ratusan patok perbatan tersebut diungkapkan Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Kav Dino Martino dalam rilis tertulisnya di Kalimantan Utara, Jumat (1/3).

Kapendam menjelaskan, selain melaksanakan pengecekan patok perbatasan yang belum pernah dilakukan pemeriksaan semenjak di pasang. Tugas lain Satgas Pamtas juga melaksanakan kegiatan teritorial serta membina kesadaran bela negara masyarakat di wilayah perbatasan.

“Itu dilakukan untuk menunjukkan kehadiran negara di wilayah perbatasan sebagai bagian dari pemberdayaan wilayah pertahanan khususnya wilayah perbatasan Indonesia Malaysia, tambah Kapendam.

Sementara itu Dansatgas Pamtas Yonif Raider 613/Rja, Letkol Inf Fardin Wardhana mengungkapkan bahwa Tim Satgas memulai perjalanan Patroli sejak awal Februari, dengan dipimpin Danpos Long Midang, Lettu Inf Solo Atmanegara dan Perwira Topografi, Letda Ctp Yudi mereka menyusuri medan yang cukup sulit dan cuaca yang sangat ekstrim.

‘’Karena selama 42 tahun belum ada yang pernah melewati, tentunya Tim harus bekerja keras membuka jalan dan mencari lokasi patok yang tertimbun tanah karena longsor maupun reruntuhan kayu,” ujarnya.

Menurut Dansatgas cuaca di wilayah tersebut hampir setiap hari tertutup kabut, suhu berkisar 7 – 13° di malam hari dan 18 – 23° pada siang hari, hal ini yang menyebabkan sejak tahun 1977 wilayah ini belum pernah terjamah oleh siapapun, Helicopter pun tidak bisa terbang dengan cuaca seperti ini,’’ tambahnya.

Letkol Fardin menjelaskan bahwa Tim bergerak mulai dari patok C700 dengan menyusuri medan yang bervariasi antara ketinggian antara 1.200 – 1.997 meter di atas permukaan laut.

‘’Satu demi satu, Patok perbatasan yang tertimbun oleh rawa dan pepohonan mulai di inventarisir, dibersihkan dan diberi tanda. “Sampai patok C482, tim berhasil menemukan sejumlah 371 patok perbatasan,’’ jelasnya.

Atas prestasi yang dicapai, Alumni Akmil 2001 ini mengapresiasi kinerja dan upaya yang telah ditempuh anggota Satgas. ’’Saya patut memberikan penghargaan yang tinggi, sekaligus bangga atas keberanian para prajurit,’’. Diawal, memang ada rasa kekhawatiran dikarenakan memang medan yang akan ditempuh sangatlah jauh, 80 Km pulang pergi,’’ imbuhnya.

Tidak terbayangkan selama sebulan mereka berada di daerah yang tidak terjamah oleh siapapun, bagaimana mereka harus survive dengan perbekalan logistik yang dibawa seadanya.“Ini bukan hanya merupakan keberhasilan dari Tim, namun keberhasilan bagi bangsa Indonesia,’’tegasnya.

Patok batas merupakan penegasan batas wilayah NKRI sesuai yang tertulis dalam UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, dalam Pasal 25A.‘’Batas wilayah negara dapat dijadikan pedoman dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia, memperjuangkan kepentingan nasional, dan keselamatan bangsa, memperkuat potensi,memberdayakan dan mengembangkan sumber daya alam bagi kemakmuran seluruh bangsa Indonesia,’’ katanya.(ay)

About dwidjo -

Check Also

Srenaad Gelar Survei Internal Integritas Organisasi TNI AD di Korem 174 Merauke 

Merauke,  Koranpelita.com Staf Perencanaan dan Anggaran TNI AD yang dipimpin oleh Kolonel Inf Heri Cristanto  melaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *