Sarinah berfoto memegang Senjata .dispenad

Dari Perbatasan di Jayapura, Sarinah Ingin Jadi Kowad dan Membanggakan Keluarga

Menjadi seorang Wanita TNI Angkatan Darat atau Kowad (Korps Wanita Angkatan Darat) yang tangguh, profesional dan militan adalah kebanggaan tersendiri  bagi seorang gadis di daerah perbatasan.

 

Muara Tami, Koranpelita.com-Cita-citanya menjadi anggota Kowad, selain ingin mengabdikan dirinya kepada bangsa dan negara, namun juga ingin membanggakan keluarganya,  terutama bapaknya. Hal tersebut yang sangat dicita-citakan oleh seorang anak Piatu siswi SMAN 6 Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, di Jayapura bernama Sarinah.

Keinginan menjadi wanita TNI Angkatan Darat diungkapkan Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) saat melaksanakan sosialisasi tentang  wawasan kebangsaan dan cinta tanah air kepada generasi muda. Dalam sosialisasi tersebut, jajarannya memberikan penyuluhan rekrutmen TNI AD ke sekolah-sekolah.

“Seperti yang baru kita laksanakan, Kamis (21/2) lalu di SMAN 6 Skouw.  Untuk membangun kesadaran dan kecintaan terhadap tanah air, bersama sekolah kita berikan penyuluhan. Termasuk didalamnya, kita selipkan tentang rekrutmen TNI AD yang dipimpin oleh Pasiops Satgas, Kapten Inf Rezky Pandu Gunawan. ’Sungguh luar biasa mereka (siswa-siswi) antusias,” ungkapnya.

Salah satu yang menarik perhatian, menurutnya yaitu Siswi yang akrab di panggil Sarinah. “Saat melihat berbagai perlengkapan TNI AD yang digelar, Sarinah sangat antusias. Dia mencoba beberapa perlengkapan seperti Teropong serta berfoto dengan menggunakan senjata,” tutur Erwin.

Menurutnya, hal ini menarik, karena memang wanita yang ingin menjadi prajurit dapat dikatakan langka. “Setelah ditanyakan, memang Sarinah ingin menjadi Kowad,” tambahnya.

Sementara itu, Rezky Pandu mengutarakan bahwa dalam penyuluhan tersebut juga disertakan berbagai alat perlengkapan dan Senjata untuk dikenalkan kepada para Siswa. “Saat itu, salah seorang siswi kelas XII yang akrab di panggil Sarinah, mengutarakan keinginannya untuk menjadi anggota TNI AD atau Kowad. Kami sempat tertegun dengan alasannya untuk menjadi Kowad, karena itu menurut kami merupakan tekad pengabdian tertinggi dari seorang anak bangsa,”tambahnya.

Yaitu, lanjut Rezky, ingin mengabdikan dirinya kepada rakyat dan bangsa Indonesia  serta menjadi kebanggaan keluarganya.  “Khusus Sarinah, dia sangat ingin membanggakan Papa-nya, karena ibunya telah lama meninggal,” tuturnya.

“Dengan tekad dan semangat anak-anak, kita siap membantu melatih dan membina anak-anak yang berada di perbatasan ini, jika ingin menjadi anggota TNI,” tambahnya.

Lebih lanjut Rezky menjelaskan berbagai hal persyaratan yang harus dipersiapkan kepada mereka yang akan mendaftar menjadi anggota TNI AD. “Jika dilihat dalam website tniad.mil.id dan http://ad.rekrutmen-tni.mil.id masih banyak peluang bagi adik-adik. Semoga dari ujung negeri ini, banyak menghasilkan para prajurit tangguh dan cerdas,”pungkasnya.

Sebagaimana diketahui bahwa tahun ini penerimaan prajurit TNI AD akan lebih banyak diprioritaskan bagi pemuda-pemudi yang berada di pedalaman dan perbatasan, serta pulau terluar atau terpencil seperti di Papua.

“Ini juga merupakan salah satu tindak-lanjut TNI AD dalam mensosialisasikan kebijakan tersebut, khususnya bagi mereka yang ada di perbatasan negara, agar mereka benar-benar siap mengikuti seleksi penerimaan prajurit,”tegas Erwin.

Distrik Muara Tami merupakan salah dari empat DIstrik yang termasuk dalam wilayah Administrasi kota Jayapura. Wilayah Administrasi Distrik Muara semula merupakan bagian dari wilayah kecamatan Abepura, dimana pada tahun 1994 mengalami pemekaran dan dibagi menjadi dua wilayah yaitu, kecamatan Abepura dan kecamatan persiapan Muara Tami.

Pada tahun 1996 secara definitif Muara Tami ditetapkan menjadi kecamatan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 1996 dan diresmikan pada tanggal 27 Februari 1997 oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Provinsi Irian Jaya. Pada tahun 2002 terjadi perubahan nama dan status dari kecamatan Muara Tami menjadi Distrik Muara Tami.

Secara geografis, 1996 Wilayah Distrik Muara Tami terletak dibagian timur kota Jayapura dengan luas Wilayah sekitar 1.057,67 Km2 dengan batas wilayah sebagai berikut :

– Sebelah Utara berbatasan dengan dengan Samudera Pasifik

– Sebelah Selatan berbatasan dengan Dsitrik Skamto, Kabupaten Jayapura

– Sebelah Barat berdasarkan dengan Distrik Abepura.

– Sebelah Timur berbatasan dengan Negara Tetangga Papua New Guinea (PNG)

Letak yang demikian menempatkan Distrik Muara Tami pada posisi geografis yang sangat strategis karena berada didaerah perbatasan Negara dan kawasan pantai pasifik selatan.(ay)

 

About dwidjo -

Check Also

Penerapan Protokol Kesehatan Tetap Menjadi Perhatian Pada Penerimaan Calon Siswa Caba Pria/Wanita dan Cata PK TA. 2020

Banyuwangi,  Koranpelita.com Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi, Lantamal V, Koarmada II, dalam hal penerimaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *