Jokowi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATT) Sofyan Jalil, serta Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali, Kamis (22/2).
Jokowi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATT) Sofyan Jalil, serta Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali, Kamis (22/2).

Jokowi dan Anies Bagikan 3.000 Sertifikat Bagi Warga Jaksel

Jakarta, KP

Joko Widodo membagikan 3.000  sertifikat hak atas tanah kepada warga Jakarta selatan didampingi oleh Sekretaris Kabinet Indonesia Pranmono Anung, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATT) Sofyan Jalil, serta Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali, Kamis (22/2).

Jokowi mengatakan, program pembagian sertifikat hak atas tanah ini akan terus berlanjut hingga jumlah bidang tanah yang belum atau tidak mempunyai sertifikat bisa segera mendapatkannya.

“Di tahun 2018, sebanyak 7 juta sertifikat saya targetkan keluar dan sudah mulai terselesaikan termasuk hari ini untuk Jakarta Selatan. Dan program ini akan terus berlanjut sampai seluruh bidang tanah warga yang tidak atau belum bersertifikat bisa segera mendapatkan hak atas tanahnya,” ujarnya di Gelanggang Remaja, Jalan Ragunan, Pasar Minggu.

Sementara Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan memaparkan, di tahun 2018 Wilayah Jakarta Selatan telah menyelasaikan 40.655 bidang tanah yang telah mendapatkan sertifikat.

“Ada 16 Kelurahan di Jakarta Selatan yang telah mendapatkan sertifikat. Paling banyak di wilayah Bintaro, Pondok Labu, Cipedak, dan Jatipadang,” paparnya.

Melalui program ini, lanjut Anies, seluruh warga Jakarta nantinya diharapkan memiliki kepastian hukum atas lahan yang saat ini digunakan.

“Kepastian ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. Dan insyaallah program ini juga akan kita sinkronkan dengan program lainnya seperti pemberdayaan masyarakat lewat bantuan permodalan, dan bimbingan kegiatan usaha, sehingga apa yang warga dapatkan lewat program sertifikat ini ada tindak lanjutnya dengan program-program pemberdayaan masyarakat lainnya,” terang Anies disela sambutannya.

Gunawan, Warga Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi yang tidak mempunyai sertifikat tanah selama 15 tahun tersebut mengatakan, sangat terbantu dengan adanya program bagi-bagi sertifikat hak atas tanah ini.

“Sangat terbantu dan gratis pendaftarannya. Syaratnya juga mudah, dan selesai dalam waktu yang singkat,” pungkasnya. (naz)

About dwidjo -

Check Also

Pemkab Bekasi Akan Perkuat Kerjasama dengan Koperasi dan UMKM

Bekasi, koranpelita.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi akan melakukan kolaborasi dengan koperasi dan para pelaku Usaha …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *