PERTEMUAN TRDC-BOD-Pertemuan internasional 9th Training Research and Development Committee-Board of Directors (TRDC-BOD) dilaksanakan di Sanur Bali.pushidrosal

Kepercayaan Dunia Semakin Meningkat Terhadap Pushidrosal

Pushidrosal kembali dipercaya menjadi Tuan Rumah Pertemuan Internasional 9th Training Research and Development Committee-Board of Directors (TRDC-BOD) di Sanur Beach, Bali pada tanggal 18-19 Februari 2019. Hal tersebut menunjukan bahwa kepercayaan dunia semakin meningkat terhadap lembaga hidrografi yang kini dipimpin Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H.

Bali, Koranpelita– TRDC-BOD adalah suatu organisasi di bawah struktur organisasi The East Asia Hydrographic Commission (EAHC) yang dibentuk untuk mendukung program pelatihan dan riset bagi negara – negara anggota International Hydrographic Organization (IHO) di kawasan Asia Timur.

Salah satu agenda dalam kegiatan ini adalah pemilihan Chairman dari EAHC TRDC BOD, yang saaat ini dijabat oleh Mr Jammie Chen dari Singapura, dan Indonesia dimohon untuk dapat menggantikan jabatan tersebut untuk periode 2019-2021.

“Dengan kembali dipercayanya Pushidrosal sebagai penyelenggara pertemuan TRDC-BOD dan pelatihan MSI, menunjukkan bahwa kepercayaan dunia semakin meningkat terhadap Pushidrosal sebagai lembaga hidrografi bertaraf internasional,” jelas Kapushidrosal.

Pertemuan TRDC BOD merupakan salah satu rangkaian kegiatan Regional Hydrographic Commision (RHC), dari 15 RHC yang ada di International Hydrographic Organization (IHO). kegiatan ini berlangsung selama 5 hari (18-22) dan dihadiri oleh 9 negara anggota EAHC yaitu Indonesia, Malaysia, Singapore, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, China, Hongkong China, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, serta beberapa negara observer yaitu Amerika Serikat, Inggris, Kamboja dan Vietnam. Hadir pula President IHO Dr. Mathias Jonas.

Pada pembukaan kegiatan tersebut, Kapushidrosal Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H menekankan pentingnya menyiapkan SDM yang berkualitas dan peningkatan kerjasama antar negara anggota EAHC dalam upaya memastikan keselamatan navigasi.

“Hal tersebut dihadapkan dengan perkembangan teknologi survei dan pemetaan yang sangat pesat dalam beberapa dekade, sehingga tantangan ke depan semakin berat. Oleh sebab itu dibutuhkan SDM hidrografer yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga mempunyai dedikasi yang tinggi” katanya.

Pada kesempatan itu juga dilaksanan laporan pelaksaan oleh Ditpamkersamtas Pushidrosal Kolonel Laut (E) Yanuar Handwiyono, terkait dengan Training pada tahun 2018 dengan Pushidrosal sebagai tuan rumah dengan materi “Training in The Use of GNSS for Tide Correction for Survey”, Juli tahun 2018” dan laporan rencana training pada tahun 2019 yang juga akan dilaksanakan di Pushidrosal dengan materi “Training in Maritime Safety Information (MSI), yang rencana dilaksanakan pada Agustus 2019 di Jakarta.

Hal itu mendapat tanggapan positif dan apresiasi negara-negara peserta TRDC dalam penyelenggaraan training GNSS yang dijadikan model oleh negara lain.(ay)

 

About dwidjo -

Check Also

Kapolda Jateng Pantau Arus Libur Panjang  di Exit Tol Brebes

Brebes,Koranpelita.com Guna mengantisipasi jumlah kendaraan yang diprediksi akan mengalami kenaikan selama libur panjang dan cuti …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *